Sabtu, 19 September 2026 menjadi hari yang berbeda bagi murid-murid kelas 1 Mugeb Primary School. Jika biasanya akhir pekan menjadi waktu untuk beristirahat di rumah, kali ini mereka justru datang ke sekolah bersama ayah dan bunda untuk mengikuti Big Show Grade 1 Mugeb Primary School.
Dalam kegiatan tersebut, murid-murid menampilkan beragam pertunjukan yang telah dipersiapkan selama beberapa pekan. Mulai dari Tarjim Surat An-Nas, Tapak Suci, musikalisasi puisi, tari tradisional, hingga paduan suara.

Kegiatan dibuka oleh MC cilik, Ananda Hawa Humaira S dari kelas 1 Bougenvile dan Ananda Ichsan Kafeel Permana dari kelas 1 Aster. Keduanya memandu jalannya acara dengan didampingi Ustadzah Sekar Ayu Safira, guru pendamping kelas 1.

Penampilan pertama adalah Tarjim Surat An-Nas. Murid-murid membacakan potongan ayat kemudian menyampaikan artinya. Penampilan tersebut menjadi pembuka yang penuh makna sekaligus menunjukkan pembiasaan murid dalam mengenal dan memahami Al-Qur’an.
Suasana kemudian berubah semakin meriah ketika Tapak Suci tampil. Murid-murid menunjukkan gerakan bela diri dengan penuh keberanian dan percaya diri.
Salah satu aksi yang menarik perhatian penonton adalah ketika murid-murid mematahkan batu bata. Sorakan dan tepuk tangan pun memenuhi lapangan futsal.
Setelah penampilan Tapak Suci, suasana menjadi lebih hangat melalui musikalisasi puisi berjudul “Ibu”. Murid-murid membawakan puisi dan lagu tentang kasih sayang seorang ibu dengan penuh penghayatan.
Penampilan tersebut membuat para bunda yang hadir ikut terbawa suasana.

Kemeriahan kemudian berlanjut melalui tari tradisional. Gerakan demi gerakan dibawakan dengan kompak dan seirama. Meski masih duduk di bangku kelas 1, murid-murid mampu tampil percaya diri dan menikmati setiap gerakan yang telah mereka latih.
Berikutnya, panggung diisi penampilan pianivocal “Twinkle Twinkle Little Star”. Perpaduan suara murid-murid dengan iringan pianika dan piano membuat penampilan tersebut terdengar semakin indah.
Tak kalah menarik, murid-murid juga menampilkan gerak dan lagu dengan lima lagu yang dibawakan secara bergantian. Kostum yang dikenakan turut mencuri perhatian. Ada murid yang tampil sebagai semut, abang tukang bakso, serta berbagai karakter lainnya.
Penampilan yang ceria tersebut membuat suasana Big Show semakin hidup.
Kemampuan berbahasa Inggris murid-murid kelas 1 kemudian ditunjukkan melalui storytelling bertema “Jungle”. Dengan percaya diri, mereka membawakan cerita dalam bahasa Inggris di hadapan para penonton.
Penampilan tersebut menjadi salah satu bukti keberanian murid untuk berbicara dan tampil di depan banyak orang.

Cerita berlanjut melalui mini teater berjudul “Gembala & Biri-Biri”. Murid-murid memainkan beragam peran, mulai dari penggembala, biri-biri, warga, pohon, bunga, hingga serigala.
Dengan karakter masing-masing, mereka berhasil membuat penonton mengikuti cerita hingga akhir.
Murid-murid laki-laki kemudian menunjukkan bakat melalui boys dance. Gerakan yang lincah dan kompak menjadi bukti bahwa mereka juga mampu tampil percaya diri di atas panggung.
Penampilan tersebut mendapat sambutan meriah dari para penonton.
Suasana semakin unik ketika murid-murid menampilkan musik perkusi. Mereka menyanyikan lagu tradisional dengan iringan berbagai alat musik sederhana, seperti kentongan, botol kaca, hingga drum yang dibuat dari galon.
Kreativitas dalam memanfaatkan benda-benda di sekitar membuat penampilan tersebut terasa berbeda dan semakin berwarna.
Rangkaian Big Show Grade 1 Mugeb Primary School kemudian ditutup dengan paduan suara. Suara murid-murid yang dinyanyikan secara kompak dan harmonis menghadirkan suasana menenangkan sekaligus menjadi penutup manis seluruh rangkaian penampilan.
Di balik penampilan yang meriah, terdapat proses panjang yang dilalui murid-murid dan para guru.
Ustadzah Khofifatur Rohmah selaku wali kelas 1 Aster menjelaskan bahwa seluruh penampilan merupakan hasil kolaborasi murid-murid kelas 1 Mugeb Primary School dengan pendampingan lima wali kelas, guru pendamping kelas 1 dan 2, serta ustadz dan ustadzah Mugeb Primary School lainnya.
Para murid berlatih selama kurang lebih tiga pekan, setiap Kamis dan Jumat. Waktu latihan tidak hanya digunakan untuk mempersiapkan penampilan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi murid-murid untuk belajar disiplin, bekerja sama, bertanggung jawab, dan berani tampil.
Big Show Grade 1 Mugeb Primary School akhirnya bukan sekadar pertunjukan di atas panggung. Di balik setiap gerakan, lagu, cerita, dan tepuk tangan, terdapat proses belajar yang penuh pengalaman.
Ada murid yang belajar mengatasi rasa malu, menghafal peran, menunggu giliran, hingga memberikan semangat kepada teman-temannya.
Melalui kegiatan tersebut, panggung menjadi ruang belajar bagi murid-murid untuk mengenali potensi, membangun kepercayaan diri, sekaligus belajar menghargai proses bersama.





0 Tanggapan
Empty Comments