Suasana ceria dan penuh semangat menyelimuti kompleks SD Muhammadiyah 1 Krian pada Senin pagi. Ratusan siswa baru melangkah percaya diri didampingi orang tua mereka untuk memulai babak baru dalam dunia pendidikan. Hari ini menandai dimulainya kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung selama satu pekan penuh, mulai dari Senin hingga Jumat, (13–17/7/2026).
Acara pembukaan yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini dilaksanakan langsung di lapangan sekolah dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Turut hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Bapak Kusdianto selaku Camat Krian. Hadir pula Ustadz Sulthon Dedy Wijaya selaku perwakilan dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krian, serta jajaran Komite Sd Muhammadiyah 1 Krian.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Krian, Arum Ndalu. Dalam sambutannya di hadapan para siswa, ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh siswa-siswi kelas 1 yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar sekolah.
“Selamat datang anak-anakku sayang, siswa-siswi kelas 1 yang hebat di SD Muhammadiyah 1 Krian! Mulai hari ini, sekolah ini adalah rumah kedua kalian yang penuh dengan kegembiraan. Jangan takut dan jangan ragu ya, karena di sini kalian akan bertemu dengan guru-guru yang ramah dan teman-teman baru yang seru. Mari kita belajar, bermain, dan mengukir prestasi bersama dengan penuh semangat!” ujar Arum Ndalu disambut tepuk tangan ceria para siswa.
Bu Arum, sapaan akrabnya juga menegaskan bahwa MPLS ini dirancang bukan sekadar untuk mengenalkan fisik bangunan sekolah, melainkan untuk menumbuhkan rasa nyaman, aman, dan memicu rasa ingin tahu anak-anak sejak hari pertama mereka belajar.
Sinergi dan Simbolisasi Cita-Cita
Setelah sambutan kepala sekolah, giliran Camat Krian, Bapak Kusdianto, memberikan arahannya. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi kesiapan SD Muhammadiyah 1 Krian dalam menyelenggarakan MPLS yang edukatif dan ramah anak. Beliau juga berpesan agar para siswa tidak takut untuk menggantungkan cita-citanya setinggi langit.
“Saya sangat mengapresiasi kesiapan dan kesungguhan SD Muhammadiyah 1 Krian dalam menyelenggarakan MPLS yang edukatif, aman, dan ramah anak ini. Untuk anak-anakku sekalian yang hari ini resmi menjadi siswa baru, jangan pernah takut untuk bermimpi. Gantungkan cita-cita kalian setinggi langit, dan mulailah melangkah dengan penuh semangat dari sekolah ini,” ujar Camat Krian, Bapak Kusdianto.
Memasuki acara inti, dilakukan prosesi penyematan atribut sekolah secara simbolis kepada perwakilan siswa baru kelas 1. Penyematan ini menandakan bahwa para siswa telah resmi diterima dan siap menimba ilmu di sekolah dasar. Suasana di lapangan sekolah mendadak hening dan penuh kekhusyukan saat Ustadz Sulthon Dedy Wijaya memimpin doa bersama, memohon kelancaran jalannya MPLS serta keberkahan bagi proses belajar-mengajar selama setahun ke depan.
Sebagai puncak acara pembukaan, seluruh tamu undangan, guru, dan siswa menyaksikan pelepasan balon berwarna-warni ke udara secara bersama-sama. Puluhan balon yang membubung tinggi ke langit Krian tersebut menjadi simbol dari harapan, impian, dan cita-cita para siswa baru yang digantungkan setinggi langit.
Pernyataan dan Harapan Kepala Sekolah
Ditemui usai acara, Kepala Sekolah Arum Ndalu mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran pembukaan MPLS hari ini. Ia memaparkan bahwa selama satu pekan ke depan, para siswa akan diajak mengenalkan kultur sekolah, pembiasaan ibadah, hingga pemetaan karakter dasar anak secara interaktif.
“Harapan besar kami melalui kegiatan MPLS selama satu pekan ini adalah anak-anak bisa melewatinya dengan bahagia tanpa ada rasa takut atau cemas. Kami ingin menanamkan fondasi karakter islami yang kuat sejak dini, selaras dengan visi keislaman dan kemuhammadiyahan,” tutur Arum.
Beliau juga menambahkan harapannya terkait pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan orang tua murid demi kesuksesan tumbuh kembang anak.
“Pendidikan yang sukses tidak bisa hanya bertumpu pada guru di sekolah saja. Oleh karena itu, melalui momentum MPLS ini, kami berharap dapat membangun komunikasi dan kemitraan yang solid dengan orang tua dan komite sekolah. Semoga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang mulia, yang siap membawa perubahan positif di masa depan,” pungkas Arum Ndalu dengan penuh optimisme. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments