Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Pangkatrejo, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan, menggelar Puncak Milad ‘Aisyiyah ke-109 yang dirangkaikan dengan Program Kegiatan Triwulan II Majelis Hukum dan HAM, Ahad (28/6/2026) bertepatan dengan 13 Muharram 1448 H.
Mengusung tema “Perempuan Cerdas Hukum: Melindungi Keluarga dari Jerat Hukum,” kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Pangkatrejo tersebut diikuti lebih dari 300 peserta. Mereka berasal dari unsur Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM), kader dan anggota ‘Aisyiyah, organisasi otonom Muhammadiyah, serta Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA).
Ketua PCA Pangkatrejo, Hj. Wadhifah, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pimpinan Harian (PIMHA), seluruh majelis dan lembaga PCA Pangkatrejo, serta didukung oleh Pemuda Muhammadiyah yang dikoordinasikan Bagus Cahyono sebagai koordinator lapangan.
Sejak sebelum acara resmi dimulai, suasana telah terasa semarak melalui berbagai penampilan seni dan kreativitas kader. Tim paduan suara membuka kegiatan dengan lagu “Siti Fatimah”, disusul penampilan Tari Saman dari TK ABA Parengan, Senam Anak Indonesia Hebat TK ABA Maduran, sambung lagu PRA Pangkatrejo, Semaphore Dance MI Muhammadiyah 01 Pangkatrejo, jurus tunggal Tapak Suci SD Muhammadiyah Plus Maduran, dongeng Kisah Nabi Nuh, hingga lagu “Nasyiaku Sayang” yang dibawakan tim paduan suara PRA Parengan.
Acara resmi dipandu Susilawati, S.IP., S.Pd. dan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadzah Nauroh Safiyah Mufidah dari PRA Gedangan. Seluruh peserta kemudian bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars ‘Aisyiyah yang dipimpin Indah Nur Laily, S.Pd.
Ketua PCM Pangkatrejo, Edy Ahmad Muhidin, menyampaikan ucapan selamat atas Milad ‘Aisyiyah ke-109 sekaligus memimpin doa agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan.
Dalam sambutannya, Hj. Wadhifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, kader, dan warga Muhammadiyah-‘Aisyiyah yang telah bergotong royong menyukseskan acara. Ia juga melaporkan bahwa rangkaian Milad telah diawali dengan kegiatan turba ke 11 ranting se-Cabang Pangkatrejo yang berlangsung sejak 5 hingga 24 Juni 2026.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat kebersamaan, kekompakan kader, ranting, dan seluruh organisasi otonom,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan kabar menggembirakan mengenai kehadiran perwakilan ‘Aisyiyah Ranting Brumbun yang dalam waktu dekat akan diresmikan sebagai ranting baru. Dengan demikian, PCA Pangkatrejo akan membina 12 ranting.
Puncak Milad turut dihadiri perwakilan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Lamongan, Uswatun Chasanah, S.E., S.Pd., M.Pd., yang memberikan apresiasi atas konsistensi PCA Pangkatrejo dalam mengembangkan dakwah perempuan yang berkemajuan dan menggembirakan.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Fraksi PAN DPRD Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Husnul Aqib, M.M., yang hadir sebagai tamu undangan. Kehadirannya disambut hangat melalui persembahan lagu kreatif dari tim paduan suara PRA Parengan.
Pada sesi utama, peserta mendapatkan penguatan wawasan hukum dari Juris Justitio Hakim Putra, S.H., M.H., Wakil Direktur LABH Al Banna Lamongan sekaligus Head of Legal PT Syutaun Mustika Indonesia. Sebelum materi dimulai, suasana kembali dibuat hangat dan penuh semangat melalui penampilan lagu “Gantengnya Pacarku” dari tim paduan suara.
Dalam materi bertajuk “Perempuan Cerdas Hukum: Melindungi Keluarga dari Jerat Hukum,” Juris menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan keluarga karena kedekatannya dengan anggota keluarga, kepercayaan masyarakat, serta perannya dalam pemberdayaan sosial.
Ia mengingatkan tiga persoalan hukum yang perlu menjadi perhatian bersama, yakni bahaya pinjaman online dan jerat utang, berbagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) baik fisik, psikis, seksual maupun ekonomi, serta pentingnya perempuan memiliki literasi hukum agar mampu menjadi pelindung keluarga sekaligus paralegal di tengah masyarakat.
“Menjadi cerdas hukum adalah bagian dari ikhtiar membentengi keluarga dan menciptakan lingkungan yang adil serta terlindungi,” tegasnya.
Usai sesi materi, kegiatan ditutup dengan pembacaan hamdalah bersama. Para peserta kemudian diajak mengunjungi Bazar Warga ‘Aisyiyah yang telah berlangsung sejak pagi. Antusiasme peserta memenuhi stan-stan bazar menjadi gambaran semangat kemandirian ekonomi yang terus dikembangkan oleh ‘Aisyiyah sebagai bagian dari gerakan dakwah yang mencerahkan dan memberdayakan masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments