Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tahfidz Smamita Latih Kemandirian Dakwah, Siswa Menyapa Pelajar

Iklan Landscape Smamda
Tahfidz Smamita Latih Kemandirian Dakwah, Siswa Menyapa Pelajar
Dua siswi Tahfidz Class Smamita, Kifaya Nanayu Sukandar dan Aisya Billa Zahra Prasetyo memberikan materi dalam kajian keputrian di SMP Muhammadiyah 5 Tulangan. Foto: Yumna/PWMU.CO
pwmu.co -

Belajar Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada hafalan. Di SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita), kemampuan tersebut diarahkan menjadi bekal untuk membangun karakter, keberanian, kemandirian, sekaligus kemampuan berdakwah.

Hal itu terlihat dalam kegiatan Kajian Keputrian Akidah Akhlak di Auditorium Lantai 3 SMP Muhammadiyah 5 Tulangan, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan dua siswi Tahfidz Class XI-4 Smamita, Kifaya Nanayu Sukandar dan Aisya Billa Zahra Prasetyo, sebagai pemateri.

Mengusung tema “Akhlak Menjaga Kehormatan dan Batas Pergaulan”, kajian dikemas secara interaktif dan ramah remaja. Pesan-pesan keislaman disampaikan menggunakan bahasa yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami peserta.

Belajar Bersandar kepada Allah

Dalam penyampaiannya, Aisya Billa menekankan pentingnya menjaga keterikatan hati kepada Allah. Menurutnya, memiliki orang-orang terdekat merupakan hal yang wajar. Namun, ketergantungan emosional secara berlebihan kepada manusia dapat membuat seseorang kehilangan arah ketika menghadapi perubahan atau perpisahan.

“Boleh kita punya orang terdekat, tapi sandaran utama kita tetap Allah. Saat kita menggantungkan kebahagiaan pada manusia, kita rentan kehilangan arah saat mereka pergi,” ujar Billa yang juga menjabat Ketua Jurnalistik Smamita.

Pesan tersebut mengajak para remaja membangun hubungan yang sehat dengan sesama tanpa menjadikan manusia sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan dan tempat bergantung.

Sementara itu, Kifaya Nanayu mengajak peserta belajar dari keteladanan Siti Hajar. Menurutnya, Siti Hajar merupakan sosok yang menunjukkan keteguhan, keberanian, dan ikhtiar dalam menghadapi kehidupan.

“Hati kita bersandar pada Allah, tapi kaki kita harus tetap luar biasa melangkah dan berusaha. Belajar mengambil keputusan dan menyelesaikan masalah dari sekarang adalah bekal penting agar kita tidak selamanya berharap orang lain menyelesaikan masalah kita,” tuturnya.

Kakak Kelas Jadi Inspirasi

Materi yang disampaikan mendapat respons positif dari peserta. Aisyaka Mulia Inas, siswi kelas VIII-E SMP Muhammadiyah 5 Tulangan, mengaku memperoleh semangat baru setelah mengikuti kajian.

“Materi kajiannya oke banget. Aku dapat semangat baru dan jadi lebih percaya diri. Lewat materi ini aku makin paham kalau kita harus bisa berdiri sendiri dan nggak bergantung sama orang lain,” ungkapnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia juga mengapresiasi suasana kegiatan yang menyenangkan serta keramahan dua siswi Tahfidz Class Smamita tersebut. Pengalaman itu membuatnya semakin tertarik mengenal lingkungan dan berbagai kegiatan di Smamita.

Siswa Tahfidz Smamita Isi Mimbar Jumat

Kemampuan dakwah siswa Smamita juga diimplementasikan melalui kegiatan khotbah Jumat.

Di SMP Muhammadiyah 5 Tulangan, siswa Tahfidz Class XI-4, Brilliant Cendekia Bagus Kencana, dipercaya menjadi khatib Jumat. Ia menyampaikan khutbah dengan tema menghargai kebaikan.

Sementara itu, di SMP Muhammadiyah 2 Taman, siswa Tahfidz Class X-4, Haidar Darwis Surya Jati Kusuma, juga mendapat kesempatan menyampaikan khutbah Jumat.

Keterlibatan siswa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung berbicara di hadapan jamaah. Selain menyampaikan pesan keislaman, kegiatan ini melatih keberanian, komunikasi, dan tanggung jawab siswa.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran Tahfidz Class Smamita tidak hanya berorientasi pada capaian hafalan. Siswa juga dibekali kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an melalui sikap, komunikasi, kepemimpinan, dan dakwah.

Melalui berbagai ruang pembelajaran tersebut, Smamita berupaya menumbuhkan generasi muda yang religius, mandiri, percaya diri, dan mampu mengambil peran positif di tengah masyarakat. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 19/09/2026 17:04
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu