Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tak Sekadar Belajar, KKN Umsura Bantu Pabrik Tahu Go Digital dengan QRIS dan Google Maps

Iklan Landscape Smamda
Tak Sekadar Belajar, KKN Umsura Bantu Pabrik Tahu Go Digital dengan QRIS dan Google Maps
Mahasiswa KKN Kelompok 23 Umsura Pelajari Proses Produksi Tahu dan Dukung Digitalisasi UMKM melalui Kunjungan ke Pabrik Tahu Sumber Rejeki (Sa'ad Ihya' Uddin/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pengabdian kepada masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui program berskala besar. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 23 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) membuktikannya dengan mendampingi Pabrik Tahu Sumber Rejeki di Desa Banjarsari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, melalui digitalisasi usaha berupa pembuatan titik lokasi Google Maps dan layanan pembayaran digital QRIS.

Program tersebut dilaksanakan setelah mahasiswa melakukan observasi dan belajar langsung mengenai proses produksi tahu di pabrik milik Mas Faqih pada Selasa (14/7/2026). Selain memperoleh pengalaman mengenai manajemen usaha mikro, mahasiswa juga menghadirkan solusi sederhana yang diharapkan mampu meningkatkan pelayanan sekaligus memperluas jangkauan pemasaran UMKM setempat.

Kunjungan mahasiswa disambut hangat oleh pemilik Pabrik Tahu Sumber Rejeki, Mas Faqih. Sejak awal kegiatan, suasana berlangsung interaktif. Mahasiswa tidak hanya mengamati proses produksi, tetapi juga berdiskusi mengenai perjalanan usaha, strategi mempertahankan kualitas produk, hingga tantangan yang dihadapi pelaku UMKM di tengah perkembangan teknologi.

Berawal dari Karyawan, Kini Memiliki Pabrik Sendiri

Dalam kesempatan tersebut, Mas Faqih membagikan kisah perjuangannya membangun usaha. Sebelum memiliki pabrik sendiri, ia pernah bekerja sebagai karyawan di sebuah pabrik tahu.

Pengalaman itulah yang menjadi bekal sekaligus motivasi untuk terus belajar hingga akhirnya mampu merintis usaha secara mandiri.

Berbekal pengalaman tersebut, Mas Faqih memahami bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kenyamanan para pekerja.

“Kalau dulu saya pernah menjadi karyawan, sekarang saya ingin karyawan saya bekerja dengan nyaman. Karena kalau karyawan merasa diperhatikan, mereka juga akan bekerja dengan lebih baik,” ujarnya.

Prinsip tersebut diwujudkan melalui penyediaan lingkungan kerja yang nyaman, pelayanan yang baik kepada pekerja, serta menjaga hubungan yang saling menghargai di tempat kerja.

Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha lahir dari kerja sama seluruh tim yang terlibat di dalamnya.

Belajar Langsung Proses Produksi Tahu

Selain mendengarkan kisah inspiratif pemilik usaha, mahasiswa memperoleh kesempatan melihat secara langsung seluruh proses produksi tahu.

Mas Faqih menjelaskan tahapan produksi mulai dari pemilihan kedelai berkualitas, proses perendaman, penggilingan, perebusan, penyaringan sari kedelai, penggumpalan, pencetakan, pengepresan, hingga pemotongan tahu yang siap dipasarkan kepada konsumen.

Mahasiswa juga diberi kesempatan terlibat langsung dalam beberapa tahapan produksi bersama para pekerja.

Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran nyata mengenai penerapan manajemen produksi, pengendalian kualitas, dan kewirausahaan yang selama ini dipelajari di bangku kuliah.

Selama praktik berlangsung, mahasiswa aktif berdiskusi mengenai teknik produksi, standar kebersihan, hingga strategi menjaga kualitas produk agar tetap dipercaya pelanggan.

Mas Faqih menegaskan bahwa kualitas merupakan hal yang tidak bisa ditawar.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, mulai dari pemilihan bahan baku hingga kebersihan peralatan produksi harus dijaga secara konsisten agar produk yang dihasilkan tetap memiliki mutu terbaik.

Ia juga menjelaskan pentingnya pengelolaan limbah sebagai bagian dari tanggung jawab pelaku usaha terhadap lingkungan sehingga proses produksi tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

Dari Observasi Menjadi Aksi Nyata

Ketua KKN Kelompok 23 Umsura, Dicky Hikam Azzuhdi, mengatakan bahwa kunjungan tersebut tidak berhenti pada kegiatan observasi semata.

Mahasiswa berupaya menghadirkan solusi sederhana yang dapat langsung dimanfaatkan oleh pelaku UMKM.

“Kami ingin kegiatan KKN tidak hanya berhenti pada proses belajar di lapangan. Karena itu kami berupaya memberikan kontribusi nyata melalui digitalisasi usaha agar Pabrik Tahu Sumber Rejeki semakin mudah dijangkau pelanggan dan mampu mengikuti perkembangan teknologi,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa membantu membuat titik lokasi usaha di Google Maps sehingga pelanggan lebih mudah menemukan lokasi pabrik.

Selain itu, mahasiswa juga membantu pembuatan layanan pembayaran digital menggunakan QRIS agar transaksi non-tunai dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien.

Bagi pelaku UMKM, digitalisasi tersebut menjadi langkah sederhana yang memiliki manfaat besar, baik untuk meningkatkan kualitas pelayanan maupun memperluas akses pelanggan.

Mas Faqih mengaku menyambut baik pendampingan tersebut karena memberikan kemudahan bagi usahanya dalam menghadapi perkembangan era digital.

Sinergi Kampus dan UMKM

Program pendampingan tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mahasiswa Umsura selama pelaksanaan KKN.

Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar secara langsung di dunia usaha, tetapi juga menghadirkan solusi yang dapat dirasakan manfaatnya oleh pelaku UMKM.

Pendampingan digitalisasi yang dilakukan sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat yang menjadi bagian dari pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga mendorong mahasiswa menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Mahasiswa KKN Kelompok 23 berharap sinergi dengan Pabrik Tahu Sumber Rejeki dapat terus berlanjut sehingga usaha lokal semakin berkembang, mampu beradaptasi dengan teknologi digital, dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Banjarsari. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 18/07/2026 13:14
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu