Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tiga Kegiatan Bersamaan, PAUD Aisyiyah II Kota Probolinggo Cetak Generasi KILAT

Iklan Landscape Smamda
Tiga Kegiatan Bersamaan, PAUD Aisyiyah II Kota Probolinggo Cetak Generasi KILAT
Foto Suasana Keseruan anak-anak di Mobil Perpustakaan Keliling. (Siti Umaimah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Menurut Sulistyowati, budaya literasi perlu ditanamkan sejak usia dini. Perpustakaan sekolah tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga diharapkan menjadi ruang belajar yang menyenangkan, nyaman, dan mampu menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku.

“Harapan kami yaitu semoga PAUD ‘Aisyiyah II Kota Probolinggo menjadi rumah kedua bagi peserta didik dan menumbuhkan rasa gemar membaca buku, betah berada di pojok baca yang ada di setiap kelas, sehingga perpustakaan sekolah kami menjadi pusat literasi yang aktif, nyaman, dan berdaya guna bagi seluruh warga sekolah,” harapnya.

Ia juga berharap kegiatan literasi tidak berhenti ketika perpustakaan keliling meninggalkan sekolah. Kebiasaan membaca diharapkan terus tumbuh melalui kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin, baik di pojok baca, perpustakaan sekolah maupun di rumah bersama keluarga.

Sulistyowati mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama membangun budaya literasi dan mencetak generasi yang memiliki kemampuan komunikasi, intelektual, literasi aktif, serta keterampilan.

“Anak-anak tidak harus dipaksa untuk membaca. Kita perlu menghadirkan buku sebagai sesuatu yang menyenangkan, menarik, dan dekat dengan kehidupan mereka. Dari kebiasaan kecil membaca, insyaallah akan tumbuh rasa ingin tahu dan kecintaan terhadap ilmu,” ungkapnya.

Ia kemudian memperkenalkan semangat Generasi KILAT sebagai bagian dari ikhtiar PAUD ‘Aisyiyah II dalam membangun karakter dan kemampuan anak sejak dini.

“Mari bersama kita cetak generasi KILAT, yaitu Komunikasi, Intelektual, Literasi Aktif dan Terampil,” pungkasnya.

Profesi, Literasi, dan Mutu Pendidikan Berjalan Beriringan.

Tiga kegiatan yang berlangsung bersamaan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan mutu layanan PAUD dapat berjalan beriringan dengan penguatan budaya literasi dan pengenalan profesi kepada anak.

SMPM 5 Pucang SBY

Monitoring oleh Tim Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo menjadi bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan mutu lembaga.

Kunjungan perpustakaan keliling menghadirkan pengalaman membaca yang menyenangkan, sedangkan Profession Day memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal berbagai profesi melalui pengalaman bermain dan berekspresi.

Ketiganya berpadu menjadi pengalaman belajar yang utuh dan menyenangkan bagi anak-anak.

Hari itu, halaman kelas dan ruang PAUD ‘Aisyiyah II terasa berbeda. Anak-anak dengan kostum polisi, tentara, pilot, masinis, dokter, perawat, pemadam kebakaran, dan berbagai profesi lainnya tampak antusias memegang buku cerita bergambar.

Dari ruang kelas, gelar alas di halaman sekolah hingga lembaran buku, PAUD ‘Aisyiyah II terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus menanamkan budaya literasi sejak dini.

Sebab, membangun budaya membaca tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Bisa dimulai dari satu buku, satu cerita, satu halaman, dan satu kebiasaan kecil yang dilakukan dengan penuh kegembiraan.

“Kenalkan buku sejak dini, tumbuhkan cinta membaca sepanjang hayat”.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 12/08/2026 18:51
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu