Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

13 Siswa Mamsaka Ikuti Dauroh Tahfizul Qur’an Angkatan XXIV

Iklan Landscape Smamda
13 Siswa Mamsaka Ikuti Dauroh Tahfizul Qur’an Angkatan XXIV
13 Siswa Mamsaka Ikuti Dauroh Tahfizul Qur’an Angkatan XXIV Pondok Karangasem (Wahidul Qohar/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sebanyak 13 siswa Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Karangasem Paciran (Mamsaka) mengikuti Dauroh Tahfizul Qur’an Angkatan XXIV Pondok Karangasem. Kegiatan tersebut dibuka di Masjid Kholid bin Walid Panti Asuhan Pondok Pesantren Karangasem, Kamis (20/8/2026), dan berlangsung selama satu bulan.

Dauroh tersebut menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengikuti pembinaan tahfiz secara lebih intensif. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembinaan hafalan, murajaah, serta perbaikan bacaan Al-Qur’an.

Sebanyak 13 peserta berasal dari kelas XI dan XII dengan beberapa program di Mamsaka. Mereka terdiri atas Rasya Oktavian Hartama Putra dan Alvin Alif Taqiyuddin Mutawally Sugianto dari kelas XII ATCP; Labib Azharudin Ridho dan Ahmad Rahel Farisi AR dari kelas XI ITCP-1.

Peserta lainnya adalah Muhammad Imam Mughni Mubarok, Nine Adiva Amajida, Tisa Satya Ibrahima RNL, dan Nadya Dwi Shafwah dari kelas XI M-ICO. Sementara dari kelas XI ATCP terdapat Syifaur Rohmah Al Izzaty, Thifatun Na’imatul Adha, Fitria Umaiyyah Ramadhani, dan Naiseyla Anggraini Putri Nugroho. Adapun Fadlilah Choirun Nisa’ merupakan siswi kelas XI AGAMA.

Pembinaan Tahfiz Selama Sebulan

Kepala Mamsaka, Purwanto, M.Pd., mengapresiasi keikutsertaan para siswa dalam Dauroh Tahfizul Qur’an Angkatan XXIV. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan pembinaan yang lebih intensif sekaligus membangun kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi keikutsertaan 13 siswa Mamsaka dalam Dauroh Tahfizul Qur’an Angkatan XXIV. Kegiatan yang dilaksanakan selama satu bulan ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak untuk meningkatkan hafalan, memperbaiki bacaan, sekaligus membangun kedisiplinan dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an,” ungkapnya.

Ia berharap para siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, kemampuan menghafal Al-Qur’an perlu disertai kesungguhan, kesabaran, dan konsistensi agar hafalan yang diperoleh dapat terus dijaga.

SMPM 5 Pucang SBY

Purwanto juga berpesan agar peserta tidak menjadikan dauroh hanya sebagai kegiatan yang selesai setelah satu bulan. Ia berharap pembiasaan selama dauroh dapat dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan melihat dauroh hanya sebagai sebuah kegiatan, tetapi jadikan sebagai momentum untuk semakin mencintai Al-Qur’an. Semoga anak-anak diberikan kemudahan dalam menghafal, menjaga hafalan, dan menjadi generasi yang Qur’ani serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Keikutsertaan siswa Mamsaka dalam dauroh tersebut juga selaras dengan keberadaan Arabic Tahfidz Class Program (ATCP) di madrasah. Program tersebut memberikan perhatian pada penguatan kemampuan tahfiz dan bahasa Arab bagi peserta didik.

Melalui pembinaan selama satu bulan, para siswa diharapkan memperoleh pengalaman dan kebiasaan baru dalam menjaga hafalan serta berinteraksi dengan Al-Qur’an. Setelah kegiatan berakhir, hafalan dan kebiasaan murajaah yang diperoleh diharapkan dapat terus dilanjutkan secara konsisten di madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 22/08/2026 15:13
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu