Peserta Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah (AM3) Batch 3 melakukan kunjungan lapangan ke Masjid Baiturrahim Bulubrangsi, PRM Bulubrangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Sabtu (20/6/2026) pagi.
Sebanyak peserta dari 16 masjid Muhammadiyah di Jawa Timur berangkat dari Masjid Asy-Syifa Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) sekitar pukul 07.00 WIB. Rombongan tiba di Bulubrangsi pukul 08.00 WIB dan disambut hangat oleh jajaran takmir Masjid Baiturrahim Bulubrangsi.
Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan AM3 Batch 3 yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada para peserta untuk mempelajari tata kelola masjid yang berhasil membangun ekosistem dakwah dan pemberdayaan jamaah secara berkelanjutan.
Masjid Baiturrahim Bulubrangsi sendiri memiliki sejarah panjang. Berdiri sejak tahun 1935, masjid ini terus berkembang hingga menjadi salah satu masjid Muhammadiyah yang dikenal aktif dalam berbagai program pelayanan umat dan penguatan jamaah.
Sekretaris LPCRPM PWM Jawa Timur, Imam Ghozali, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kunjungan lapangan memang sengaja dirancang sebagai bagian dari proses pembelajaran peserta AM3.
“Desain kegiatan AM3 memang kami rencanakan tidak hanya berupa materi di kelas, tetapi juga ada kunjungan studi lapangan. Harapannya, peserta bisa melakukan sharing dan mengambil berbagai hal positif yang diterapkan di Masjid Baiturrahim Bulubrangsi,” ujarnya.
Menurut Imam Ghozali, keberhasilan Masjid Baiturrahim tidak lepas dari kuatnya sinergi antara pimpinan Muhammadiyah, takmir masjid, dan jamaah. Kolaborasi yang terbangun dengan baik tersebut melahirkan berbagai program yang mampu menumbuhkan kebersamaan serta meningkatkan partisipasi warga dalam memakmurkan masjid.
Ia mengaku selama ini terus memantau perkembangan masjid tersebut dan melihat berbagai capaian yang patut dijadikan contoh bagi masjid-masjid Muhammadiyah lainnya.
“Yang luar biasa adalah ekosistem yang terbangun. Pimpinan dan takmir saling bekerja sama dengan pendekatan yang baik sehingga tumbuh kebersamaan yang kuat. Ini menjadi modal penting dalam memajukan masjid,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Imam Ghozali juga mengungkapkan bahwa Masjid Baiturrahim Bulubrangsi memiliki sejumlah program unggulan yang menarik untuk dipelajari dan direplikasi oleh peserta AM3 di daerah masing-masing.
Selain berdialog dengan pengurus masjid, peserta juga mendapatkan kesempatan melihat langsung berbagai fasilitas dan sistem pengelolaan yang diterapkan di Masjid Baiturrahim.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta dalam mengembangkan masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments