Sebanyak 17 siswi kelas VIII Arabic Class Program (ACP) MTs Muhammadiyah 2 Pondok Karangasem Paciran (Madtsamuda) mengikuti Mukhoyyam ‘Arobi Mukatsaf di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dan Ma’had Umar bin Khattab Sidoarjo.
Program pembelajaran bahasa Arab secara intensif tersebut berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 10 Agustus hingga 5 September 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Madtsamuda, Umsida, dan Ma’had Umar bin Khattab Sidoarjo.
Pembukaan program berlangsung di lantai 7 Kampus Umsida, Senin (10/8/2026). Kegiatan dihadiri Wakil Rektor III UmsidaDr. Nurdyansyah, S.Pd., M.Pd., Direktorat Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Umsida Ustazah Anis Farikhah, M.Th.I., Rais Ma’had Umar bin Khattab Rizki Yatul Mahmuda, B.Ed., M.Pd., beserta jajaran ustaz dan ustazah Ma’had Umar bin Khattab.
Dari Madtsamuda hadir Kepala Madtsamuda Millazul Faida, M.Pd., bersama jajaran struktural dan tim ACP Madtsamuda.
Bahasa Arab Harus Dihidupkan
Dalam sambutannya, pihak Ma’had Umar bin Khattab menyampaikan selamat datang kepada peserta Mukhoyyam ‘Arobi Mukatsaf sekaligus mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan Madtsamuda.
Ia menekankan bahwa bahasa Arab tidak cukup dipelajari sebagai materi pembelajaran di sekolah, tetapi perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Bahasa Arab yang kita pelajari ini tidak bisa selesai dalam pelajaran di sekolah, akan tetapi harus juga diterapkan dalam pembiasaan kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan kedudukan bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur’an.
“Semoga nantinya Bahasa Arab menjadi bahasa kita bersama di surga kelak,” harapnya.
Madtsamuda Percayakan 17 Siswi Selama Sebulan
Sementara itu, Kepala Madtsamuda Millazul Faida menyampaikan terima kasih atas sambutan dan kerja sama yang diberikan Umsida serta Ma’had Umar bin Khattab.
Ia mengatakan, Madtsamuda mempercayakan proses pendidikan 17 siswi kelas VIII ACP selama mengikuti program tersebut.
“Kami pasrahkan sepenuhnya pendidikan anak-anak kelas 8 ACP ini selama satu bulan ke depan. Semoga mereka mendapatkan pengalaman dan pembelajaran terbaik,” ungkapnya.
Menurut Millazul, Mukhoyyam ‘Arobi Mukatsaf diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa Arab peserta didik. Program tersebut juga menjadi ruang untuk melatih kemandirian, kedisiplinan, keberanian berkomunikasi, dan kepercayaan diri.
Ia berharap kerja sama antara Madtsamuda, Umsida, dan Ma’had Umar bin Khattab dapat terus berlanjut dalam berbagai bentuk kolaborasi pendidikan.
“Mudah-mudahan kerja sama ini menjadi silaturahim yang terjalin terus-menerus dan dapat berkembang dalam berbagai bentuk kolaborasi pendidikan di masa mendatang,” harapnya.
Jangan Jadi Kaum Rebahan
Sambutan sekaligus pembukaan program disampaikan Wakil Rektor III Umsida Dr. Nurdyansyah, S.Pd., M.Pd. Ia berpesan kepada para siswi Madtsamuda agar mengikuti seluruh rangkaian program dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat.
Menurutnya, kesempatan belajar di lingkungan Umsida dan Ma’had Umar bin Khattab perlu dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Siswi Madtsamuda harus semangat dalam mengikuti program ini. Kualitas Madtsamuda harus dijaga oleh siswa-siswi Madtsamuda dan jangan menjadi kaum rebahan,” pesannya.
Ia juga menegaskan komitmen Umsida untuk mendampingi para peserta selama mengikuti program.
“Insyaallah Umsida akan sungguh-sungguh dalam mengawal program ini,” tegasnya.
Setelah resmi dibuka, 17 siswi kelas VIII ACP Madtsamuda mengikuti pembelajaran bahasa Arab secara intensif hingga 5 September 2026.
Melalui Mukhoyyam ‘Arobi Mukatsaf, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh tambahan kemampuan berbahasa Arab, tetapi juga pengalaman belajar yang mendorong mereka untuk lebih aktif, mandiri, disiplin, dan percaya diri dalam berkomunikasi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments