Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Berani Bermimpi, Cara Mimuga Kenalkan Sekolah Sekaligus Gali Minat dan Bakat Murid

Iklan Landscape Smamda
Berani Bermimpi, Cara Mimuga Kenalkan Sekolah Sekaligus Gali Minat dan Bakat Murid
Penerbangan balon sebagai simbol menerbanhkan Cita-cita oleh siswa-siswi & Dewan Guru Mimuga (Tiara Novita Lestari/PWMU.CO)
pwmu.co -

Berbeda dengan pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) pada umumnya, MI Muhammadiyah 3 Doudo (Mimuga) Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, mengusung tema “Berani Bermimpi” sebagai semangat menyambut tahun ajaran baru 2026/2027. Selama empat hari, Senin-Kamis (13–16/7/2026), para murid tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan madrasah, tetapi juga diajak mengenali minat dan bakat sebagai bekal meraih cita-cita.

Kepala Mimuga, Muhayatin, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian MATAMUDA sengaja dipusatkan di lingkungan madrasah agar murid baru lebih cepat beradaptasi dengan budaya sekolah.

“Kami ingin anak-anak lebih dekat dengan sekolah, mengenal lingkungan, guru, serta berbagai pembiasaan yang akan mereka jalani setiap hari. Dari situ mereka akan merasa nyaman untuk belajar dan berkembang,” ujarnya saat membuka MATAMUDA.

Kenalkan Lingkungan Sekolah dan Potensi Murid

Pada hari pertama dan kedua, kegiatan dibagi menjadi dua kelompok. Murid kelas satu mengikuti pengenalan lingkungan madrasah, perkenalan guru, pembiasaan harian, serta pengenalan kegiatan ekstrakurikuler.

Sementara itu, murid kelas dua hingga kelas enam mengikuti pemetaan minat dan bakat melalui formulir yang telah disiapkan panitia. Selain memilih sejumlah bidang yang tersedia, murid juga diberi kebebasan menuliskan minat lain sesuai potensi yang dimiliki.

Melalui pemetaan tersebut, guru memperoleh gambaran awal mengenai potensi setiap murid sehingga dapat memberikan pembinaan yang lebih sesuai selama proses pembelajaran maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Berani Bermimpi Sejak Dini

Memasuki hari ketiga, suasana MATAMUDA semakin semarak melalui sesi bertema Berani Bermimpi yang dipandu guru Mimuga, Zakiyatul Izzah Rina Safaroh.

Dalam sesi tersebut, murid diajak mengenali diri sendiri, memahami pentingnya memiliki cita-cita, serta belajar menyusun langkah untuk mewujudkan impian mereka.

“Setiap orang memiliki mimpi, dan mimpi setiap orang tidaklah sama,” ujar guru yang akrab disapa Bu Iza itu.

Sebagai penutup sesi, seluruh murid menuliskan cita-cita mereka pada secarik kertas yang kemudian diterbangkan bersama balon. Aksi simbolis tersebut menjadi pengingat agar setiap murid terus berani bermimpi dan berusaha mewujudkan cita-cita setinggi apa pun.

Inagurasi Tampilkan Beragam Talenta

Puncak MATAMUDA ditutup dengan Inagurasi Minat dan Bakat yang menampilkan kemampuan para murid berdasarkan hasil pemetaan pada hari pertama.

Ketua Panitia MATAMUDA, Laily Oktaviyanti, mengaku hasil pemetaan di luar perkiraan panitia.

SMPM 5 Pucang SBY

“Ternyata anak-anak tidak hanya memilih menyanyi, menari, atau olahraga seperti yang kami siapkan. Banyak yang menuliskan minat lain, seperti membaca, menggambar, menghafal Al-Qur’an, memasak, hingga menulis,” ungkapnya.

Menurut perempuan yang akrab disapa Bu Yanti itu, temuan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi guru untuk memberikan ruang bagi setiap potensi yang dimiliki murid.

“Kami memiliki pekerjaan rumah bagaimana seluruh minat dan bakat tersebut dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus mendukung perkembangan mereka di sekolah,” tambahnya.

Pada puncak inagurasi, murid menampilkan berbagai kemampuan, mulai dari olahraga, membaca, menulis, menyanyi, menari, memasak, hingga tahfiz Al-Qur’an.

Suasana semakin meriah ketika para guru tampil mengenakan kostum sesuai cita-cita masa kecil mereka. Satu per satu guru menceritakan impian yang pernah dimiliki semasa kecil beserta proses perjuangan untuk meraihnya. Penampilan tersebut menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi para murid agar tidak takut memiliki cita-cita tinggi.

Panitia juga memberikan penghargaan kepada enam murid dengan kategori topi paling kreatif serta enam guru dengan penampilan kostum terbaik.

Salah seorang murid kelas satu, Sabyan Athabina, mengaku sangat menikmati seluruh rangkaian kegiatan MATAMUDA.

“Saya senang sekali mengikuti MATAMUDA. Rasanya seperti bermain bersama banyak teman baru. Setiap hari penuh kegembiraan,” tuturnya.

Melalui tema Berani Bermimpi, Mimuga berharap MATAMUDA tidak sekadar menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal bagi setiap murid untuk mengenali potensi dirinya, berani memiliki cita-cita, serta tumbuh menjadi generasi yang percaya diri dan siap mengembangkan bakatnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 19/07/2026 13:05
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu