Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dari Screening Lansia hingga Toga, KKN MAs 17 Berdayakan Warga Jedong

Iklan Landscape Smamda
Dari Screening Lansia hingga Toga, KKN MAs 17 Berdayakan Warga Jedong
Mahasiswa KKN MAs Kelompok 17 bersama warga usai melakukan penanaman Toga dengan memanfaatkan limbah rumah tangga, Selasa (18/8/2026). (Humas KKN MAs Kel. 17/PWMU.CO).
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 17 menghadirkan rangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat di RW 07 Perumahan BMI, Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Kegiatan tersebut mengintegrasikan aspek kesehatan dan kepedulian lingkungan melalui screening kesehatan lansia, edukasi Tanaman Obat Keluarga (Toga), penanaman Toga dengan memanfaatkan limbah rumah tangga, serta pengolahan limbah ternak menjadi pupuk kompos.

Rangkaian kegiatan diawali dengan screening kesehatan lansia pada 14 Agustus 2026 dengan target sebanyak 30 lansia.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia, melalui pemeriksaan kesehatan dasar yang dilakukan oleh mahasiswa KKN MAs Kelompok 17.

Hasil Screening

Dari target tersebut, sebanyak 25 lansia mengikuti pemeriksaan. Hasil screening menunjukkan bahwa 14 lansia memiliki tekanan darah di atas batas normal, sedangkan 3 lansia menunjukkan hasil Gula Darah Sewaktu (GDS) yang tinggi.

Temuan tersebut menjadi perhatian mahasiswa KKN MAs Kelompok 17 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin serta mengenali faktor risiko penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan diabetes melitus.

Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 yang dirilis Kementerian Kesehatan RI mencatat prevalensi hipertensi nasional berada di angka 30,8 persen, dengan Jawa Timur termasuk provinsi berprevalensi tinggi, sehingga temuan di lapangan ini sejalan dengan tren tersebut.

Menanggapi hasil tersebut, Tias Riski selaku penanggung jawab program kerja Penyuluhan Kesehatan menyampaikan bahwa temuan ini menjadi pengingat penting bagi warga.

“Banyak lansia yang ternyata memiliki tekanan darah tinggi atau gula darah tinggi tanpa mereka sadari sebelumnya. Kami berharap hasil screening ini bisa jadi langkah awal bagi warga untuk lebih rutin memeriksakan kesehatan dan lebih waspada terhadap pola hidup sehari-hari” ujarnya.

Kenali Manfaat Toga, Dorong Pemanfaatan

Di sisi lain, kegiatan edukasi Toga dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai berbagai tanaman yang dapat dibudidayakan di lingkungan rumah.

Mahasiswa mengajak para lansia dan masyarakat untuk mengenali manfaat Toga sekaligus mendorong pemanfaatannya secara bijak sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.

Sejumlah kajian pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa keberadaan Toga di lingkungan rumah sangat penting. Terutama bagi keluarga yang tidak memiliki akses mudah ke layanan kesehatan, sekaligus memberi nilai tambah estetika dan potensi ekonomi bagi keluarga yang mengelolanya dengan baik.

Ila Maulida selaku penanggung jawab program kerja Edukasi Toga menjelaskan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang agar mudah diterapkan warga di lingkungan rumah masing-masing.

“Kami ingin warga tidak hanya mengenal Toga secara teori, tapi benar-benar paham cara menanam dan memanfaatkannya sehari-hari. Harapannya, halaman rumah warga bisa jadi apotek hidup yang bermanfaat untuk kesehatan keluarga” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada Selasa (18/8/2026) melalui sosialisasi penanaman Toga menggunakan media berbasis limbah rumah tangga.

SMPM 5 Pucang SBY

Kegiatan yang berlangsung di Pos Tengah Perumahan BMI ini mengajak warga memanfaatkan barang-barang bekas yang masih layak digunakan sebagai wadah tanaman.

Pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai media tanam menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi barang bekas sekaligus menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Melalui kegiatan tersebut, warga tidak hanya diajak menanam Toga, tetapi juga diperkenalkan pada cara memanfaatkan kembali bahan yang tersedia di sekitar rumah.

Suburkan Tanah dari Limbah

Pada hari yang sama, mahasiswa KKN MAs Kelompok 17 juga melaksanakan kegiatan pengolahan limbah ternak menjadi pupuk kompos di RW 07 Perumahan BMI, Desa Jedong.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat mengelola limbah organik yang tersedia di lingkungan sekitar agar memiliki nilai guna dan tidak hanya menjadi bahan buangan.

Berbagai program pengabdian masyarakat serupa membuktikan bahwa pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik mampu memperbaiki kesuburan dan struktur tanah. Serta menekan dampak pencemaran lingkungan karena limbah dikelola secara lebih terkendali.

Henri selaku penanggung jawab program kerja Pupuk Kompos mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan mengubah pola pikir warga dalam memandang limbah ternak.

“Selama ini limbah ternak sering dianggap hanya jadi masalah, padahal kalau diolah dengan benar justru bisa jadi pupuk yang bermanfaat untuk tanaman, termasuk TOGA yang sudah kami perkenalkan. Kami berharap warga bisa terus melanjutkan praktik ini secara mandiri” jelasnya.

Dalam proses pembuatan kompos, mahasiswa memanfaatkan limbah ternak yang dipadukan dengan daun jeruk sebagai salah satu potensi vegetasi di lingkungan setempat.

Daun jeruk tersebut dapat digunakan bersama daun-daun kering lainnya sebagai bahan organik dalam proses pengomposan. Pemanfaatan daun jeruk dan daun kering lainnya menjadi salah satu bentuk optimalisasi sumber daya lokal.

Bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan bersama limbah ternak untuk menghasilkan pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman.

Pupuk kompos yang dihasilkan selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan berbagai jenis tanaman, termasuk Toga yang diperkenalkan kepada masyarakat.

Dengan demikian, kegiatan pengolahan limbah ternak tidak hanya membantu mengurangi limbah organik, tetapi juga mendukung pengembangan tanaman yang dapat dibudidayakan masyarakat di lingkungan rumah.

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu