Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Djoeang Fest 2026, IPM Mudeba Ajak Pelajar Berkarya untuk Indonesia

Iklan Landscape Smamda
Djoeang Fest 2026, IPM Mudeba Ajak Pelajar Berkarya untuk Indonesia
Foto bersama usai kegiatan. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMP Muhammadiyah 8 Batu menggelar Djoeang Fest 2026 sebagai rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan perdana berupa Lomba Melukis tingkat SD/MI se-Kota Batu berlangsung di SMP Muhammadiyah 8 Batu, Sabtu (15/8/2026).

Nama “Djoeang” diambil dari kata perjuangan. Filosofi tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan. Generasi penerus bangsa perlu melanjutkannya melalui semangat belajar, berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta bangsa.

Lomba melukis diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai SD/MI se-Kota Batu. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta untuk menuangkan kreativitas, gagasan, dan semangat melalui karya seni.

Untuk menciptakan kompetisi yang adil sesuai jenjang usia, panitia membagi peserta dalam dua kategori. Kategori A untuk kelas 1–3 SD/MI mengangkat tema “Menggambar Wajah Suryo (Maskot SMP Muhammadiyah 8 Batu) Sekreatif Mungkin” menggunakan kanvas 20 × 20 sentimeter.

Sementara itu, Kategori B untuk kelas 4–6 mengusung tema “Perjuangan” dengan interpretasi bebas dan kreatif menggunakan kanvas 30 × 30 sentimeter. Masing-masing peserta memiliki waktu tiga jam untuk menyelesaikan karya secara individu.

Panitia menyediakan kanvas, lima warna utama cat akrilik, yakni merah, kuning, biru, putih, dan hitam, serta makanan ringan. Adapun kuas, palet, meja, dan alas melukis dibawa secara mandiri oleh peserta.

Penanggung jawab kegiatan, Akbar, Waka Kesiswaan sekaligus Guru Seni Budaya SMP Muhammadiyah 8 Batu, mengapresiasi antusiasme peserta dan kerja sama panitia IPM.

SMPM 5 Pucang SBY

“Melalui seni lukis, anak-anak tidak hanya mengasah bakat visual dan imajinasi, tetapi juga belajar menanamkan jiwa juang, keberanian, serta keluhuran karakter sejak dini,” ungkapnya.

Ia berharap Djoeang Fest menjadi wadah yang memotivasi generasi muda untuk berani berkarya dan berprestasi.

Para orangtua peserta juga mengapresiasi kegiatan tersebut karena menghadirkan aktivitas positif dalam memperingati kemerdekaan. Mereka berharap Djoeang Fest dapat digelar secara rutin.

Setelah penutupan, seluruh karya dikembalikan kepada peserta untuk dibawa pulang dan dipajang sebagai kenang-kenangan sekaligus kebanggaan keluarga.

Lomba melukis menjadi langkah awal Djoeang Fest 2026. Semangat perjuangan diharapkan terus tumbuh melalui pendidikan, karya, prestasi, dan tindakan nyata. Djoeang dalam Karya, Berkarya untuk Indonesia. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 16/08/2026 19:11
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu