Tim Disaster Medical Committee (DMC) Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) turut membantu pendirian tenda untuk sekolah darurat di Posko SMK Muhammadiyah Manggarai Timur, Rabu (26/8/2026).
Pendirian tenda ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pemulihan aktivitas pendidikan anak-anak terdampak gempa di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di tengah kondisi pascagempa yang membuat sebagian aktivitas masyarakat dan pendidikan terganggu, keberadaan ruang belajar sementara menjadi kebutuhan penting bagi anak-anak di wilayah terdampak.
Tim DMC RSML ikut terlibat dalam proses pendirian tenda agar dapat segera digunakan sebagai ruang belajar darurat. Kehadiran sekolah darurat diharapkan memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk kembali menjalani aktivitas belajar meskipun masih berada dalam situasi pengungsian.
Dokter DMC RSML, dr. Muhammad Ivanda Dewantara, mengatakan dukungan terhadap sekolah darurat merupakan bagian dari respons kemanusiaan yang tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan.
“Dalam situasi bencana, kebutuhan anak-anak bukan hanya pelayanan kesehatan. Mereka juga membutuhkan ruang untuk kembali belajar, bermain, dan beraktivitas. Karena itu, kami ikut membantu pendirian tenda sekolah darurat agar kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan,” ucap dr. Ivan.
Menurutnya, aktivitas belajar juga dapat membantu anak-anak melewati masa pemulihan setelah mengalami situasi yang menimbulkan ketakutan dan trauma.
“Kami berharap sekolah darurat ini dapat menjadi tempat bagi anak-anak untuk kembali beraktivitas bersama teman-temannya. Dengan adanya kegiatan belajar, mereka memiliki rutinitas dan ruang yang dapat mendukung proses pemulihan setelah bencana,” ucap dr. Ivan.
Pendirian sekolah darurat di Posko SMK Muhammadiyah Manggarai Timur, NTT menjadi salah satu bentuk kolaborasi relawan dalam mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa. DMC RSML berkomitmen untuk terus memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan, baik dalam pelayanan kesehatan maupun kegiatan kemanusiaan lainnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments