Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Farming Day: Siswa SD Sakri Belajar Olah Sampah Dapur Jadi Pupuk Organik

Iklan Landscape Smamda
Farming Day: Siswa SD Sakri Belajar Olah Sampah Dapur Jadi Pupuk Organik
Semangat siswa SD Sakri mengolah limbah dapur menjadi pupuk organik cair demi kelestarian lingkungan. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana lapangan belakang SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) tampak berbeda dan penuh antusiasme pada Jumat pagi (18/9/2026).

Ratusan siswa jenjang kelas 5 dan 6 berkumpul bersama untuk mengikuti kegiatan Farming Day. Agenda bulanan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar di luar kelas yang edukatif, aplikatif, sekaligus mendekatkan para siswa dengan alam sekitar.

Fokus utama pada penyelenggaraan Farming Day kali ini adalah pelatihan dan praktik langsung pembuatan pupuk organik sederhana.

Uniknya, bahan-bahan yang digunakan sangat mudah dijumpai di lingkungan rumah tangga sehari-hari. Para siswa diajak untuk mengolah limbah dapur menjadi racikan nutrisi yang sangat berguna bagi kesuburan tanaman.

Ira Susanti, selaku penanggung jawab sekaligus pemandu kegiatan Farming Day, memimpin langsung jalannya praktik di lapangan.

Di hadapan para siswa, beliau memaparkan secara rinci bahan-bahan utama yang dibutuhkan untuk meracik pupuk organik cair tersebut.

“Bahan-bahan yang kita gunakan sangat sederhana dan ada di sekitar kita, yaitu nasi sisa yang sudah tidak dikonsumsi, vetsin atau MSG, serta telur. Bahan-bahan ini sering kali terbuang sia-sia, padahal jika diolah dengan benar, kandungan nutrisinya sangat tinggi. Pupuk organik racikan ini memiliki manfaat yang sangat baik, terutama untuk merangsang pertumbuhan dan melebatkan buah pada tanaman,” terang Ira Susanti di sela-sela memandu kegiatan.

SMPM 5 Pucang SBY

Setelah mendengarkan penjelasan dan mempraktikkan cara pembuatannya, para siswa langsung mengaplikasikan pupuk organik hasil racikan mereka.

Pupuk tersebut disiramkan secara merata ke pot dan polybag tanaman buah yang telah dibawakan oleh masing-masing siswa dari rumah sejak pagi.

Ira Susanti yang akrab dipanggil Bu Ira ini menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme dan partisipasi aktif seluruh peserta.

Beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aktivitas fisik di luar kelas, melainkan bagian dari pembentukan karakter anak.

“Melalui kegiatan Farming Day ini, kami berharap para siswa tidak hanya mendapatkan teori di dalam kelas, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang bisa diterapkan di rumah. Harapan besar kami, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap lingkungan, mampu memanfaatkan limbah menjadi barang berguna, serta memahami pentingnya menjaga keberlanjutan alam sejak usia dini,” pungkas Bu Ira.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 18/09/2026 16:04
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu