Rangkaian peringatan Milad ke-40 Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan dibuka dengan meriah melalui ajang Fun Mini Soccer, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini diikuti guru, staf, simpatisan Pondok Al-Ishlah serta sejumlah lembaga pendidikan di sekitarnya.
Pembukaan dilakukan langsung oleh Wakil Pengasuh Ponpes Al-Ishlah, Drs. KH. Agus Salim Syukran di Lapangan Futsal Malisha yang tampak pada gambar.
Dalam sambutannya, Agus Salim Syukran menegaskan bahwa Fun Mini Soccer bukan hanya soal olahraga dan mengejar skor.
“Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati 40 tahun Pondok Al-Ishlah. Karena itu, yang ingin kita bangun bukan hanya semangat berolahraga, tetapi juga kebersamaan dan persaudaraan,” ujarnya di hadapan para peserta yang berbaris rapi.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi ikhtiar memperkuat tali persaudaraan dan silaturahmi antara keluarga besar Al-Ishlah dengan berbagai unsur masyarakat yang selama ini mendukung perjuangan pendidikan di Al-Ishlah.
Libatkan Lembaga Pendidikan Sekitar
Fun Mini Soccer ini tidak hanya melibatkan civitas Al-Ishlah. Sejumlah guru dan staf dari lembaga pendidikan sekitar juga ikut meramaikan, di antaranya SMP Muhammadiyah 12 Paciran, MI Muhammadiyah Sendangagung, dan MI Muhammadiyah Sumurgayam.
Keterlibatan berbagai unsur ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan yang telah terjalin selama 40 tahun.
Sesuai namanya “fun”, pertandingan dikemas santai dan penuh canda. Tidak ada target juara yang diburu. Tujuannya adalah memberi ruang bagi para guru dan staf untuk melepas penat dari rutinitas mengajar.
“Di tengah rutinitas pekerjaan yang setiap hari menuntut energi, setiap orang butuh ruang untuk berhenti sejenak dan relaksasi. Olahraga bersama bisa menyegarkan pikiran sekaligus membangun suasana kerja yang lebih positif,” jelas Agus Salim.
Ia berharap kegiatan ini memberi manfaat ganda: kesehatan fisik karena bergerak aktif, kesehatan mental karena pikiran lebih rileks, dan kesehatan spiritual karena hubungan sosial semakin hangat.
Dengan semangat 40 tahun mengabdi, Pondok Pesantren Al-Ishlah membuktikan bahwa merayakan milad tidak hanya dengan pengajian dan seremoni, tetapi juga dengan keringat, tawa, dan kebersamaan di lapangan hijau. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments