Prestasi membanggakan diraih SD Muhammadiyah 1 Bangkalan (Mutuba) dalam ajang Muhammadiyah Education Awards (ME Award) 2026 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (8/8/2026).
Ziyadussadat Alfirdaus, siswa kelas VI yang juga menjabat sebagai Ketua IPM Kids Mutuba, berhasil membawa pulang Gold Medal pada cabang Olimpiade IPS.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SD Muhammadiyah 1 Bangkalan. Ziyadussadat merupakan satu dari 11 delegasi Mutuba yang dikirim untuk mengikuti kompetisi di berbagai bidang, mulai dari Olimpiade IPA, Matematika, IPS, hingga ISMU English.
Aktif Berorganisasi, Tetap Berprestasi
Keberhasilan Ziyadussadat terasa semakin istimewa karena diraih di tengah kesibukannya sebagai Ketua IPM Kids Mutuba. Ia mampu membagi waktu antara tanggung jawab organisasi dan persiapan menghadapi kompetisi akademik.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas organisasi dan prestasi akademik dapat berjalan beriringan apabila dikelola dengan baik.
Bagi Ziyadussadat, ME Award 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk mengukur kemampuan, menambah wawasan, dan mendapatkan pengalaman bertanding di tingkat regional.
“Menjadi Ketua IPM Kids mengajarkan saya untuk bertanggung jawab dan mengatur waktu. Saya tetap berusaha belajar dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengikuti Olimpiade IPS,” ujar Ziyadussadat.
Ia mengaku bersyukur dapat membawa pulang medali emas sekaligus mengharumkan nama sekolah.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan Gold Medal. Terima kasih kepada guru, orang tua, dan teman-teman yang sudah mendukung saya,” tambahnya.

Kepala Sekolah Bangga
Kepala SD Muhammadiyah 1 Bangkalan, Isrotul Sukma, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih Ziyadussadat.
Menurutnya, medali emas tersebut merupakan buah dari kerja keras, keberanian berkompetisi, serta dukungan dari sekolah dan keluarga.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga dengan capaian Ziyadussadat. Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa yang aktif berorganisasi juga mampu berprestasi secara akademik,” ungkap Isrotul.
Ia menilai kemampuan Ziyadussadat dalam membagi waktu antara organisasi dan belajar merupakan hal yang patut diteladani siswa lainnya.
“Semoga prestasi ini tidak membuat Ziyad cepat berpuas diri. Justru menjadi motivasi untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan memberikan keteladanan bagi teman-temannya,” pesannya.
Representasi IPM Kids Mutuba
Keberhasilan Ziyadussadat meraih Gold Medal sekaligus memperkuat kontribusi SD Muhammadiyah 1 Bangkalan dalam ME-Award 2026.
Sebagai Ketua IPM Kids Mutuba, Ziyadussadat mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, tanggung jawab, komunikasi, dan keteladanan. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bekal dalam menjalani berbagai aktivitas akademik maupun nonakademik.
Capaian itu juga sejalan dengan tema ME Award 2026, “The Rise of Muhammadiyah Youth Generation for Future Leader”, yang menekankan pentingnya membentuk generasi muda Muhammadiyah yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki daya saing.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada guru pendamping, Intan dan Zia, serta para orang tua yang terus memberikan dukungan kepada para peserta.
“Terima kasih kepada seluruh guru pendamping dan orang tua yang telah memberikan dukungan. Semoga keberhasilan ini menjadi awal bagi Ziyad dan siswa-siswa Mutuba lainnya untuk terus berani tampil, berprestasi, dan menjadi generasi penerus Muhammadiyah yang unggul,” pungkas Isrotul. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments