Kepala SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik, Farikha SPd, menekankan pentingnya ketangguhan dan karakter bagi siswa dalam menghadapi jenjang pendidikan selanjutnya.
Hal tersebut tersampaikan dalam sambutan kegiatan Special Moment Angkatan XII di Grand Ballroom Aston Inn pada Minggu (07/06/2026).
Dalam suasana yang penuh kegembiraan dan semangat, Farikha membuka inspirational speech dengan sebuah pantun yang disambut antusias oleh para siswa.
Baju baru seragam senam
Dipakai sehari lalu dicuci
Anak-anakku kelas enam
Bagaimana kabarnya hari ini?
Sontak para siswa menjawab kompak, “Alhamdulillah luar biasa Allahu Akbar yes!” yang semakin menghidupkan suasana acara.
Inspirational Speech Kepala Sekolah
Kepala Berlian Primary School tersebut menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang selama enam tahun dalam membimbing, mendampingi, dan mengantarkan para siswa hingga sampai pada momen kelulusan yang membahagiakan ini.
Ia menegaskan bahwa Special Moment bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting yang diharapkan menjadi kebanggaan bagi orang tua dan seluruh yang hadir.
“Anak-anakku, masa-masa di SD tentu akan berbeda dengan di SMP. Kalian akan mengenal banyak pengalaman,lingkungan, serta teman-teman baru dari berbagai latar belakang sekolah berbeda baik dari negeri maupun swasta” jelas Farikha.
Farikha kemudian menjelaskan dua pesan utama sebagai bekal siswa dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. Pertama, ia menekankan pentingnya menjadi pribadi yang tangguh dan tahan banting dalam menghadapi berbagai tantangan di SMP.
“Jadilah anak-anak yang tangguh dan tahan banting. Artinya, tidak mudah membawa perasaan, tidak mudah menangis, dan tidak mudah merajuk” ujarnya.
Ia kembali menegaskan bahwa sikap tersebut penting karena dinamika pergaulan di jenjang SMP akan lebih kompleks dan menuntut kesiapan mental yang lebih kuat dibandingkan saat di sekolah dasar.
Jaga Amalan Saleh
Kedua, Farikha mengingatkan agar seluruh kebiasaan baik yang telah ditanamkan selama enam tahun di SD Muhammadiyah GKB 2 tetap dijaga dan dilanjutkan.
Ia menyebutkan sejumlah amalan yang perlu dipertahankan, seperti salat lima waktu, salat sunah, puasa sunah, tilawah Al-Qur’an, bangun malam untuk salat tahajud, berinfaq, serta bersikap hormat kepada orang tua dan guru.
“Hal-hal positif ini harus terus dijaga dan diamalkan. Dengan begitu, insyaAllah mimpi-mimpi kalian akan tercapai, menjadi anak-anak yang saleh dan saleihah, serta mampu membanggakan kedua orang tua” tuturnya.
Menurutnya, kebiasaan baik tersebut tidak hanya menjadi bekal akademik, tetapi juga menjadi sumber keberkahan dalam kehidupan.
Ia menambahkan bahwa ilmu yang diperoleh akan semakin bermanfaat jika disertai dengan doa orang tua dan akhlak yang baik.
Farikha memberikan persembahan berupa lagu yang dinyanyikan secara langsung di hadapan para siswa. Lagu tersebut berisi pesan-pesan moral agar para lulusan senantiasa menjaga adab, ibadah, serta kedekatan dengan Al-Qur’an.
Muridku jagalah selalu adab-adabmu
Agar selamat dunia dan akhiratmu
Hiduplah mulia untuk selamanya
Taat pada Allah dan Rasul-Nya
Muridku jagalah salat dan tilawah Al-Qur’anmu
Lagu tersebut menjadi penutup yang memperkuat pesan utama yang disampaikan sekaligus menegaskan harapan agar para siswa dapat melangkah ke jenjang berikutnya dengan penuh semangat, ketangguhan, serta karakter yang kuat.





0 Tanggapan
Empty Comments