Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Hari Anti Narkotika Internasional, Serukan Perang Melawan Narkoba lewat Mimbar Jumat

Iklan Landscape Smamda
Hari Anti Narkotika Internasional, Serukan Perang Melawan Narkoba lewat Mimbar Jumat
Andi Hariyadi. Foto: Dok/Pri
pwmu.co -

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat dakwah penyelamatan generasi bangsa.

Melalui gerakan khotbah Jumat serentak di masjid-masjid seluruh Indonesia, para khatib mengajak umat Islam meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkoba yang semakin masif menyasar anak-anak dan kalangan pelajar.

Gerakan nasional tersebut mengacu pada Surat Himbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor: Kep-63/DP-MUI/VI/2026 tentang Khotbah Jumat Serentak dalam Rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dengan tema “Bahaya Narkoba dan Penyelamatan Generasi Bangsa serta Umat.”

Di Jawa Timur, anggota Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Andi Hariyadi, mendapat amanah sebagai imam sekaligus khatib di Masjid Al Furqon Kutisari Utara, Cabang Muhammadiyah Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Jumat (26/6/2026).

Dalam khotbahnya, Andi menegaskan bahwa ancaman narkoba kini semakin nyata karena dikemas lebih menarik dan dijual dengan harga yang relatif terjangkau sehingga mudah menjangkau generasi muda.

“Peredaran narkoba kini semakin mengkhawatirkan. Modusnya semakin canggih, kemasannya menarik, harganya murah, dan sasaran utamanya adalah anak-anak serta pelajar yang menjadi harapan masa depan bangsa,” tegas Andi.

Dia juga menyoroti fakta bahwa beberapa waktu lalu aparat berhasil mengungkap produksi narkoba di kawasan permukiman di Surabaya.

Menurut Ketua Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) PDm Surabaya itu, peristiwa tersebut menjadi alarm bahwa jaringan narkoba telah berada sangat dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Keberadaan produsen narkoba di lingkungan permukiman menunjukkan betapa serius ancaman ini. Kondisi tersebut juga menjadi indikator bahwa jumlah pengguna terus meningkat. Bahkan, media sosial kini dimanfaatkan sebagai sarana memengaruhi anak-anak muda dengan berbagai konten yang seolah-olah menganggap penggunaan narkoba sebagai sesuatu yang biasa,” ujarnya.

Andi mengingatkan, narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda. Kecanduan narkoba akan menyeret seseorang pada berbagai persoalan sosial, ekonomi, hingga kriminalitas.

Dia juga mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-A’raf ayat 56 yang melarang manusia melakukan kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, peredaran narkoba merupakan salah satu bentuk kerusakan yang nyata karena melibatkan jaringan produsen, pengedar, hingga pengguna yang saling berkaitan dan membawa dampak luas bagi masyarakat.

“Melawan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh umat. Masjid harus menjadi benteng moral yang menyelamatkan generasi dari kehancuran,” katanya.

Andi juga berharap negara memberikan hukuman yang tegas kepada pelaku kejahatan narkotika agar menimbulkan efek jera serta mempersempit ruang gerak jaringan narkoba.

Melalui gerakan khutbah Jumat serentak ini, Andi berharap semakin banyak masyarakat yang tersadarkan untuk menjauhi narkoba sekaligus berani memutus mata rantai peredarannya.

“Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi gerakan bersama dalam membangun kesadaran kolektif demi menyelamatkan generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” papar Andi.

Andi menambahkan, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat dakwah sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat.

Selain menyampaikan nilai-nilai keagamaan, masjid juga harus mampu menghadirkan edukasi yang konstruktif dan mendorong generasi muda berkarya melalui berbagai aktivitas positif.

“Tidak ada kata terlambat untuk menyelamatkan generasi muda. Selama masjid terus menjadi pusat pembinaan iman, ilmu, dan kepedulian sosial, kita optimistis mampu memutus rantai peredaran narkoba dan melahirkan generasi yang berprestasi, berakhlak, serta bertakwa,” pungkasnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 27/06/2026 07:57
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu