Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Harmoni Nada Membentuk Karakter: Talent Terompet SD Mumtaz Kian Bersinar

Iklan Landscape Smamda
Harmoni Nada Membentuk Karakter: Talent Terompet SD Mumtaz Kian Bersinar
Fattan Akbar Alfarizqi (5A), Achmad Husein Bisri (5D), Muhammad Ishaq Danwis Rangga (5F) didampingi tentor Bagas Lintang Himantoro, S.Pd ketika talent terompet. (Laela Fauziah/PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD Mumtaz) terus mengembangkan potensi siswa melalui berbagai kegiatan nonakademik. Salah satunya melalui program talent terompet yang menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah keterampilan bermusik sekaligus membangun karakter sejak dini.

Program tersebut resmi dimulai pada Senin (10/8/2026) dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Pada pertemuan perdana, siswa diperkenalkan dengan dasar-dasar permainan terompet dan mulai berlatih teknik meniup alat musik tersebut.

Kegiatan talent terompet dibimbing oleh tentor profesional, Bagas Lintang Himantoro, S.Pd. Selain mengajarkan teknik bermain terompet, ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan, kesungguhan, dan tanggung jawab selama latihan.

“Jika memang sedang latihan, maka harus dilakukan dengan sungguh-sungguh, tidak boleh setengah hati,” tuturnya.

Latihan Talent Terompet

Latihan dilaksanakan rutin dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Rabu. Jadwal tersebut dirancang agar siswa dapat mengembangkan kemampuan secara bertahap dan konsisten.

Pada setiap sesi, siswa terlebih dahulu mempelajari teknik pernapasan sebagai dasar untuk menghasilkan suara yang stabil. Setelah itu, mereka berlatih teknik embouchure atau posisi bibir saat meniup terompet, mengatur tiupan, serta menghasilkan nada yang jelas dan terkontrol.

Siswa juga mulai diperkenalkan dengan notasi musik sederhana sebagai dasar untuk memahami lagu. Pada tahap awal, beberapa siswa masih mengalami kesulitan menghasilkan bunyi dan nada secara konsisten. Namun, latihan rutin membuat kemampuan mereka perlahan berkembang.

Tiga siswa yang aktif mengikuti kegiatan tersebut, yakni Fattan Akbar Alfarizqi dari kelas 5A, Achmad Husein Bisri dari kelas 5D, dan Muhammad Ishaq Danwis Rangga dari kelas 5F, menunjukkan antusiasme dalam setiap sesi latihan.

Fattan mengaku senang dapat mempelajari alat musik terompet meski pada awalnya merasa kesulitan.

“Saya sangat senang bisa belajar terompet. Awalnya terasa sulit, tetapi setelah beberapa kali latihan saya mulai bisa menghasilkan bunyi yang lebih baik. Rasanya bangga sekali,” ujarnya.

Sementara itu, Achmad mengaku latihan terompet menjadi tantangan yang membuatnya semakin termotivasi untuk belajar.

“Saya merasa senang sekaligus tertantang. Walaupun masih sering melakukan kesalahan, saya justru semakin termotivasi untuk terus berlatih hingga bisa,” katanya.

SMPM 5 Pucang SBY

Meningkatkan Kepercayaan

Hal serupa dirasakan Muhammad Ishaq. Menurutnya, latihan terompet turut meningkatkan kepercayaan dirinya.

“Saya jadi lebih percaya diri. Dulu saya merasa malu, tetapi sekarang sudah berani tampil di depan teman-teman,” ungkapnya.

Bagas mengaku bangga melihat perkembangan para siswa. Menurutnya, perubahan kemampuan siswa tidak hanya terlihat dari teknik bermain musik, tetapi juga dari sikap mereka selama mengikuti latihan.

“Saya merasa bangga melihat perkembangan mereka. Dari yang awalnya belum bisa menghasilkan bunyi, sekarang sudah mulai mampu memainkan nada dengan lebih baik. Yang paling penting adalah mereka tidak mudah menyerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan dalam kegiatan tersebut tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari proses yang dilalui siswa selama berlatih.

“Ketika mereka mulai menikmati proses latihan dan menunjukkan kesungguhan, di situlah nilai pendidikan yang sesungguhnya terbentuk,” tambahnya.

Selain mengembangkan kemampuan individu, talent terompet juga mengajarkan kerja sama melalui latihan ansambel. Dalam beberapa sesi, siswa berlatih memainkan alat musik secara berkelompok untuk menghasilkan harmoni yang selaras.

Kemampuan tersebut menjadi bekal bagi siswa untuk tampil dalam berbagai kegiatan sekolah, termasuk marching band maupun acara resmi lainnya.

Melalui program talent terompet, SD Mumtaz berupaya menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Siswa juga diberikan ruang untuk mengembangkan minat dan bakat sekaligus belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja keras, konsentrasi, dan keberanian tampil di depan publik.

Dengan latihan yang dilakukan secara rutin serta pendampingan tentor yang kompeten, program tersebut diharapkan terus berkembang dan menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan seni sekaligus membangun karakter positif. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 11/08/2026 21:05
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu