Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kajian Bulanan MDA Hadirkan Ustaz Yusron Shobahi, Luruskan Makna Muharram dan Semangat Hijrah

Iklan Landscape Smamda
Kajian Bulanan MDA Hadirkan Ustaz Yusron Shobahi, Luruskan Makna Muharram dan Semangat Hijrah
Ustadz Yusron Shobahi saat mengisi pengajian bulanan di MDA Sendangagung, Kamis 2 Juli 2026. Foto Yusuf/PWMU.CO
pwmu.co -

Ta’mir Mushala Darul Adzkar (MDA) Kampung Baru, Sendangagung, Paciran, kembali menggelar Kajian Bulanan pada Kamis malam (2/7/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Pengasuh Pondok Pesantren At-Taqwa Muhammadiyah Kranji, Ustaz Yusron Shobahi, Lc., sebagai pemateri.

Kajian yang berlangsung selepas Maghrib hingga Isya itu diikuti jamaah serta warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Sendangagung dengan penuh antusias.

Mengusung tema hadis Rasulullah SAW:

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ.

“Barang siapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu padanya, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

kajian tersebut mengajak jamaah memperkuat semangat menuntut ilmu sekaligus menyambut datangnya bulan Muharram dengan pemahaman yang benar.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Yusron meluruskan berbagai anggapan keliru mengenai bulan Muharram.

Menurutnya, berdasarkan sejarah yang mautsuq atau terpercaya, sejak zaman para nabi, Muharram dikenal sebagai Syahrullahil Muharram, yakni bulan yang memiliki kemuliaan.

“Bukan bulan angker, sial, atau penuh pantangan seperti keyakinan kaum khurafat,” tegasnya.

Ia mencontohkan penetapan Muharram sebagai awal tahun Hijriah oleh Khalifah Umar bin Khattab RA sebagai bukti bahwa Islam menghargai tradisi yang baik selama tidak bertentangan dengan akidah.

Prinsip tersebut ditegaskan melalui kaidah:

SMPM 5 Pucang SBY

المحافظة على القديم الصالح و الأخذ بالجديد الأصلح.

yang berarti menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik.

Ustaz Yusron yang juga putra KH. Hasan Nawawi menegaskan bahwa makna hijrah tidak berhenti pada seremoni pergantian tahun.

“Hijrah bukan sekadar seremoni atau ritual berbau kosmologi paganis. Tapi menanamkan perbaikan Akhlak Sosial dan Ekonomi,” jelasnya.

Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan melalui perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam pembentukan akhlak mulia serta penguatan kehidupan sosial dan ekonomi umat.

Ketua Ta’mir Mushala Darul Adzkar, Yusuf Abidin, SQ, S.H.I., mengapresiasi konsistensi jamaah yang rutin mengikuti kajian bulanan.

“Ta’mir bersyukur kepada hadirin jamaah dan warga Muhammadiyah-Aisyiyah yang setia mengikuti pengajian bulanan dalam rangka thalabul ilmi,” ujarnya.

Ustaz yang juga mengajar di Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung tersebut berharap kegiatan kajian rutin dapat terus menjadi sarana memperkuat ilmu agama sekaligus meluruskan pemahaman keislaman yang moderat, mencerahkan, dan berlandaskan tuntunan Al-Qur’an serta sunah.

Revisi Oleh:
  • Satria - 02/07/2026 22:55
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu