Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tulangan akan menghadiri pelantikan Muhammad Arief, M.Pd. sebagai Kepala SMP Muhammadiyah 5 (SMP Mulia) Tulangan periode 2026–2030. Prosesi pelantikan dijadwalkan berlangsung di Aula SMP Mulia Tulangan pada Jumat (3/7/2026).
Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo Nomor 21/KEP/III.0/D.2026 tanggal 12 Juni 2026 tentang pengangkatan Muhammad Arief, M.Pd. sebagai Kepala SMP Mulia Tulangan periode 2026–2030.
Surat keputusan tersebut diterima PCM Tulangan dari PDM Sidoarjo, kemudian diteruskan kepada Anik Mujiati selaku Pelaksana Jabatan Sementara (Pjs.) Kepala Sekolah sebagai dasar pelaksanaan pelantikan.
Menindaklanjuti amanah tersebut, jajaran guru SMP Mulia Tulangan segera melakukan berbagai persiapan melalui koordinasi bersama PCM Tulangan, termasuk penyusunan daftar tamu undangan agar pelaksanaan pelantikan berlangsung tertib, khidmat, dan mencerminkan sinergi antara Persyarikatan Muhammadiyah dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan.
Ketua PCM Tulangan, Abdillah Adhie, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Anik Mujiati atas dedikasi selama memimpin SMP Mulia Tulangan.
“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada kepala sekolah sebelumnya, Anik Mujiati, atas dedikasi, pengabdian, dan prestasi yang telah diraih. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Muhammad Arief yang akan mengemban amanah sebagai kepala sekolah baru.
“Selamat datang harapan dan impian untuk kepala sekolah baru Muhammad Arief, M.Pd. Selamat mengemban amanah baru di SMP Mulia Tulangan,” tambahnya.
Menurut Abdillah Adhie, kepemimpinan baru harus mampu membawa energi baru bagi kemajuan sekolah sekaligus menjawab tantangan zaman.
“Pemimpin baru, energi baru untuk membawa SMP Mulia semakin berkemajuan. Tantangan zaman menuntut terus berinovasi dalam teknologi, menjaga akhlak dan karakter Islami harus tetap menjadi identitas sekolah ini,” terangnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tahun ajaran baru 2026 diwarnai tantangan ekonomi yang menuntut seluruh unsur sekolah untuk terus beradaptasi.
“Bersamaan dengan tahun ajaran baru dengan nahkoda baru di 2026 ini ada tantangan resesi ekonomi menghadang, maka perlu segala daya dan upaya untuk terus beradaptasi dan konsisten dengan kualitas pendidikan yang berkemajuan, maka etos kerja, soliditas dan effort tinggi adalah keniscayaan,” ujarnya.
Abdillah berharap seluruh guru, tenaga kependidikan, dan karyawan dapat memperkuat kerja sama dalam mendukung kepemimpinan baru.
“Semoga sinergi semakin terbangun untuk guru, staf dan seluruh karyawan, rapatkan barisan, tegakkan profesionalisme untuk mendukung penuh kepemimpinan yang baru,” terangnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan sekolah hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh pihak.
“Kerja tim adalah kunci keberhasilan, tidak ada sukses yang diraih sendirian, sinergi dengan wali murid dan komite harus terus ditingkatkan demi kemajuan siswa,” katanya.
Menurutnya, pelantikan kepala sekolah baru menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Dengan kolaborasi antara PCM Tulangan, Majelis Dikdasmen dan PNF, guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta masyarakat, SMP Mulia Tulangan diharapkan terus berkembang sebagai sekolah yang unggul, berprestasi, dan mampu melahirkan generasi Islam yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Sebagai penutup, Abdillah menyampaikan doa bagi kepemimpinan baru SMP Mulia Tulangan.
“Selamat mengemban amanah. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing setiap langkah perjuangan dalam memajukan SMP Mulia Tulangan sebagai sekolah yang juara, unggul, berkemajuan, dan mencerahkan.”





0 Tanggapan
Empty Comments