Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) terus memperkuat kolaborasi dengan media massa sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan informasi dan kebijakan pendidikan.
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Dialog Kebijakan Kemendikdasmen bersama media massa yang dirangkaikan dengan kunjungan lapangan ke Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 30 jurnalis dari berbagai media nasional itu bertujuan memperkuat pemahaman media terhadap implementasi kebijakan pendidikan sekaligus mendokumentasikan berbagai praktik baik yang telah dijalankan oleh satuan pendidikan di wilayah kepulauan.
Setibanya di Pulau Tidung, rombongan BKHM Kemendikdasmen bersama para jurnalis disambut pertunjukan seni dan budaya yang ditampilkan peserta didik dari sejumlah sekolah di Pulau Tidung dan pulau-pulau sekitarnya.
Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen, Yudhistira Nugraha, mengatakan kehadiran media massa di Kepulauan Seribu merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi pendidikan hingga ke wilayah yang memiliki karakteristik geografis khusus.
“Kami membawa teman-teman media untuk melihat secara langsung praktik-praktik baik pendidikan yang ada di Kepulauan Seribu. Harapannya, cerita-cerita inspiratif dari guru, murid, dan orang tua dapat diketahui masyarakat luas. Jakarta bukan hanya daratan, tetapi juga memiliki wilayah kepulauan yang menyimpan banyak kisah baik dalam penyelenggaraan pendidikan,” ujar Yudhistira.
Menurutnya, media massa memiliki peran penting dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap berbagai program prioritas Kemendikdasmen. Selain menghasilkan pemberitaan, para jurnalis juga diajak menyusun refleksi selama mengikuti kegiatan sebagai bagian dari dokumentasi praktik baik pendidikan di daerah.
Pada kesempatan tersebut, Yudhistira juga menyosialisasikan sejumlah program prioritas Kemendikdasmen, antara lain Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Program Digitalisasi Pembelajaran, Revitalisasi Satuan Pendidikan, serta Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Ia menjelaskan bahwa Kemendikdasmen saat ini memfokuskan peningkatan mutu pendidikan melalui tiga pendekatan utama, yakni pembangunan infrastruktur pendidikan, penguatan infrastruktur pedagogis melalui peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, serta pembangunan infrastruktur budaya melalui pembiasaan karakter positif dan penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
“Kami ingin memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu. Karena itu, pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas guru, serta pembentukan budaya sekolah yang positif harus berjalan secara bersamaan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Muhammad Thohari, mengapresiasi kunjungan BKHM Kemendikdasmen bersama media massa ke Pulau Tidung.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi serta capaian pendidikan di Kepulauan Seribu kepada masyarakat yang lebih luas.
“Kami berterima kasih atas kehadiran Kemendikdasmen dan rekan-rekan media. Kehadiran mereka memberikan ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kreativitas dan prestasinya. Melalui publikasi yang dilakukan media, masyarakat dapat melihat bahwa pendidikan di Kepulauan Seribu terus berkembang dan memberikan kesempatan yang sama bagi peserta didik untuk berprestasi,” ujarnya.
Thohari menjelaskan bahwa Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu melayani puluhan satuan pendidikan yang tersebar di enam kelurahan, mulai dari Pulau Untung Jawa hingga Pulau Sabira. Berbagai program pendidikan, termasuk pemanfaatan ruang terbuka untuk pengembangan bakat dan kreativitas peserta didik, terus dikembangkan guna memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.
Melalui kegiatan tersebut, Kemendikdasmen berharap hubungan yang semakin erat dengan media massa dapat memperkuat penyebarluasan informasi pendidikan yang akurat, konstruktif, dan inspiratif. Kolaborasi ini juga diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak praktik baik dari berbagai daerah sekaligus mendukung terwujudnya visi Pendidikan Bermutu untuk Semua.





0 Tanggapan
Empty Comments