Prestasi yang diraih Muhammad Davin Alfarizky Tsaqib di ajang Super Soccer Festival 2026 bukanlah hasil yang datang secara instan. Di balik keberhasilannya, terdapat proses panjang yang dibangun melalui kedisiplinan, kerja keras, dan komitmen untuk terus belajar sejak usia dini.
Siswa SD Muhammadiyah 18 Surabaya itu mulai menekuni sepak bola ketika masih duduk di bangku TK B. Ketertarikannya muncul karena menganggap sepak bola sebagai olahraga yang menyenangkan, penuh tantangan, sekaligus menjadi sarana memperluas pergaulan.
Keseriusannya semakin terlihat setelah bergabung dengan Bangkalan Soccer Academy pada 20 Januari 2024. Sejak saat itu, Davin terus mengembangkan kemampuan teknik maupun mental bertanding melalui latihan yang rutin.
Untuk meningkatkan kemampuannya, Davin menjalani jadwal latihan yang cukup padat. Dalam satu pekan, ia mengikuti latihan bersama Sekolah Sepak Bola sebanyak empat kali dan satu kali latihan privat.
Meski demikian, ia tetap berusaha menjaga keseimbangan antara kewajiban sebagai pelajar dengan aktivitas olahraga.
Sepulang sekolah, Davin menjalani latihan setelah menunaikan salat Asar hingga menjelang Magrib. Pada malam hari, ia kembali meluangkan waktu untuk belajar sehingga pendidikan tetap menjadi prioritas.
Baginya, menjadi atlet tidak hanya membutuhkan kemampuan bermain, tetapi juga kedisiplinan dalam mengatur waktu.
Davin mengaku tantangan terbesar yang dihadapinya bukan hanya lawan di lapangan, melainkan rasa ragu terhadap kemampuan diri sendiri.
Karena itu, ia terus berusaha membangun mental yang kuat dan menjaga semangat agar terus berkembang sebagai pemain muda.
Keberhasilan membawa timnya menjadi juara pada Super Soccer Festival 2026 menjadi pengalaman yang paling berkesan dalam perjalanan sepak bolanya.
“Saya sangat senang, bangga, dan terharu ketika tim dinyatakan menjadi juara. Kemenangan ini membuat saya semakin percaya diri untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Davin.
Selain mengasah kemampuan bermain, Davin mengaku banyak belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, semangat, dan pantang menyerah melalui sepak bola.
Ia juga memiliki sosok inspirasi dalam dunia sepak bola, yakni penyerang Tim Nasional Indonesia, Ole Romeny.
Menurutnya, Ole Romeny memiliki penyelesaian akhir yang tajam serta kepercayaan diri tinggi saat berada di depan gawang.
Berbekal semangat tersebut, Davin bercita-cita menjadi pesepak bola profesional yang dapat berkarier di klub Eropa dan suatu saat tampil di kompetisi La Liga Spanyol.
Perjalanan Davin menunjukkan bahwa mimpi besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dijalani dengan disiplin, ketekunan, dan semangat untuk terus belajar setiap hari.





0 Tanggapan
Empty Comments