Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

LPCRPM PWM Jatim Dorong Sinergi Muhammadiyah–Aisyiyah dan Digitalisasi Cabang, Ranting, serta Masjid

Iklan Landscape Smamda
LPCRPM PWM Jatim Dorong Sinergi Muhammadiyah–Aisyiyah dan Digitalisasi Cabang, Ranting, serta Masjid
LPCRPM PWM Jatim Dorong Sinergi Muhammadiyah–Aisyiyah dan Digitalisasi Cabang, Ranting, serta Masjid. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menggelar Regional Meeting Klaser 3 (Mojokerto Raya), Ahad (6/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra, Mergelo, Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur, tersebut mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi LPCRPM – ‘Aisyiyah dalam Digitalisasi dan Penguatan Cabang, Ranting, serta Masjid Menuju CRM Award VII.”

Regional Meeting ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan kolaborasi dalam pengembangan Cabang, Ranting, serta Masjid Muhammadiyah, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam penguatan organisasi.

Wakil Ketua LPCRPM PWM Jatim, Drs. Dja’far, S.H., M.Si., saat memberikan pengantar dalam pembukaan menyampaikan bahwa Cabang, Ranting, dan Masjid merupakan ujung tombak dakwah Muhammadiyah.

Menurutnya, ketiganya merupakan struktur terdepan yang bersentuhan langsung dengan umat. Karena itu, Cabang, Ranting, dan Masjid memiliki peran sentral dalam menghadirkan dakwah berkemajuan sekaligus pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Cabang, Ranting, dan Masjid bersentuhan langsung dengan umat serta memegang peran sentral dalam dakwah berkemajuan dan pemberdayaan akar rumput,” jelasnya.

Dja’far menekankan bahwa kekuatan tersebut tidak akan optimal apabila berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan koordinasi yang kuat agar program di tingkat bawah tetap selaras dengan arah gerak Persyarikatan.

Perkuat Kolaborasi dengan ‘Aisyiyah

Lebih lanjut, Dja’far menjelaskan pentingnya kolaborasi lintas organisasi otonom, terutama dengan ‘Aisyiyah.

Menurutnya, ‘Aisyiyah memiliki banyak kesamaan program dengan Muhammadiyah, khususnya dalam bidang dakwah, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, Regional Meeting Klaser 3 diharapkan menjadi momentum untuk merajut kembali kemitraan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah secara lebih terstruktur.

“Kerja sama dengan Organisasi Otonom, terutama ‘Aisyiyah, menjadi kunci untuk mengoptimalkan sumber daya dan memperluas jangkauan dakwah,” ujarnya.

Selain penguatan kolaborasi, pertemuan ini juga diarahkan pada konsolidasi strategi pengembangan Cabang, Ranting, dan Masjid melalui digitalisasi organisasi.

Pemanfaatan aplikasi Sicara, Simasmuh, dan Notulenmu menjadi bagian penting dalam proses konsolidasi tersebut. Digitalisasi diharapkan dapat membantu pengurus dalam mengelola organisasi secara lebih tertib, terukur, dan terkoordinasi.

SMPM 5 Pucang SBY

Menuju CRM Award VII

Regional Meeting Klaser 3 juga menjadi bagian dari persiapan menuju CRM Award VII. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan sosialisasi mengenai mekanisme dan kriteria penilaian Cabang, Ranting, dan Masjid Muhammadiyah se-Jawa Timur.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong setiap Cabang, Ranting, dan Masjid untuk melakukan pembenahan serta meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi dan dakwah.

“Tujuannya agar lahir CRM terbaik yang nantinya dapat diikutkan dalam penilaian tingkat nasional,” terang Dja’far.

Enam Tujuan Strategis

Dja’far juga menjelaskan sejumlah tujuan khusus Regional Meeting Klaser 3. Pertama, menyamakan visi, misi, dan strategi pengembangan Cabang, Ranting, serta pembinaan Masjid se-Klaser 3.

Kedua, memetakan kondisi aktual Cabang, Ranting, dan Masjid di masing-masing PDM Klaser 3. Ketiga, membangun kesamaan persepsi dan langkah strategis antar-LPCRPM se-Jawa Timur, khususnya Cluster 3.

Keempat, mensosialisasikan mekanisme dan kriteria penilaian CRM Muhammadiyah se-Jawa Timur sebagai persiapan CRM Award VII.

Kelima, mensosialisasikan sekaligus melatihkan penggunaan aplikasi Sicara, Simasmuh, dan Notulenmu kepada pengurus Cabang dan Ranting.

Keenam, menjajaki pola kerja sama Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah sekaligus membangun jejaring silaturahmi antar-PDM dan PCM.

Melalui kegiatan ini, LPCRPM PWM Jawa Timur mendorong lahirnya gerakan Cabang, Ranting, dan Masjid yang semakin solid, adaptif, terdigitalisasi, dan mampu menghadirkan dakwah yang lebih dekat dengan kebutuhan umat. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 07/09/2026 05:49
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu