KKN MAs Malang Kelompok 106 Desa Kasembon menggelar program kerja yang belum pernah dilaksanakan di desa kasembon yaitu edukasi Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) bagi ibu-ibu PKK se-Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Desa Kasembon dan diikuti sekitar 60 peserta.
Edukasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat, mulai dari cara mendapatkan obat, menggunakannya sesuai aturan, menyimpannya dengan baik, hingga membuang obat yang sudah tidak digunakan.
Kegiatan disampaikan oleh mahasiswa KKN MAs Malang Kelompok 106 Desa Kasembon. Para peserta diajak memahami bahwa penggunaan obat tidak berhenti setelah obat dibeli. Cara menyimpan dan membuang obat juga perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan masalah bagi kesehatan maupun lingkungan.
Pada sesi materi, dijelaskan empat bagian utama dalam Dagusibu. Peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya mendapatkan obat dari sumber yang tepat, misalnya mendapatkan resep langsung dari dokter. Selanjutnya menggunakan obat sesuai aturan, menyimpan obat berdasarkan jenis dan kondisi yang sesuai, serta membuang obat dengan cara yang benar ketika sudah tidak digunakan atau telah kedaluwarsa.
Pembahasan mengenai pembuangan obat menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan. Peserta diberikan penjelasan bahwa obat yang sudah tidak digunakan sebaiknya tidak langsung dibuang sembarangan. Obat perlu diperlakukan sesuai jenisnya agar tidak disalahgunakan dan tidak mencemari lingkungan.
Setelah sesi edukasi Dagusibu selesai, kegiatan dilanjutkan dengan perlombaan untuk memeriahkan suasana dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Perlombaan ini digelar sebagai hiburan bagi para peserta setelah mengikuti rangkaian edukasi.
Ibu-ibu PKK tampak antusias mengikuti berbagai permainan yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN MAs Malang Kelompok 106. Suasana Pendopo Desa Kasembon pun semakin ramai dengan canda, tawa, dan semangat para peserta selama perlombaan berlangsung.
Setelah seluruh perlombaan selesai, mahasiswa KKN mengumumkan para pemenang. Juara I, II, dan III masing-masing mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi sekaligus penghargaan atas partisipasi peserta dalam memeriahkan kegiatan.
Edukasi Dagusibu
Koordinator Desa (Kordes) KKN MAs Malang Kelompok 106 Desa Kasembon, Agustang, mengatakan kegiatan edukasi Dagusibu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan obat secara bijak.
“Melalui program DAGUSIBU, mari tingkatkan kesadaran masyarakat untuk mendapatkan obat dari sumber yang tepat, menggunakannya sesuai aturan, menyimpannya dengan baik, serta membuangnya secara benar. Karena penggunaan obat yang bijak bukan hanya tentang menyembuhkan penyakit, tetapi juga tentang menjaga kesehatan, mencegah kesalahan penggunaan obat, dan menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya keamanan obat,” ujar Agustang.
Melalui kegiatan ini, KKN MAs Malang Kelompok 106 berharap pengetahuan mengenai DAGUSIBU dapat diterapkan oleh para peserta dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat di rumah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba dan kebersamaan antara mahasiswa KKN dengan ibu-ibu PKK se-Kecamatan Kasembon. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk edukasi sekaligus kegiatan kebersamaan yang dilaksanakan KKN MAs Malang Kelompok 106 selama menjalankan program di Desa Kasembon. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments