Mahasiswa KKN STIKES Muhammadiyah Bojonegoro melaksanakan kegiatan Program Perencanaan Gizi (PPG) berupa penyuluhan bagi Wanita Usia Subur (WUS) tentang pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan demo memasak ROTAYA di Balai Desa Karangsono, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi, khususnya bagi wanita usia subur. Pencegahan KEK menjadi salah satu hal penting karena kekurangan asupan energi dan zat gizi dalam jangka waktu tertentu dapat berdampak terhadap kesehatan perempuan, terutama dalam mempersiapkan kehamilan.
Penyuluhan disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Peserta mendapatkan informasi mengenai pengertian KEK, faktor penyebab, dampak yang dapat ditimbulkan, serta upaya pencegahannya melalui penerapan pola makan bergizi seimbang.
Peserta juga diajak untuk lebih memperhatikan pemilihan makanan sehari-hari dengan memanfaatkan bahan pangan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.
Melalui edukasi tersebut, mahasiswa KKN berupaya mendorong peserta agar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah penyuluhan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan demo memasak ROTAYA. Demo tersebut memberikan contoh secara langsung mengenai pengolahan makanan bergizi yang dapat menjadi salah satu alternatif menu bagi WUS.
Peserta dapat melihat tahapan pengolahan bahan, proses memasak, hingga hasil akhir makanan yang telah dibuat.
“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, peserta dapat lebih memperhatikan asupan makanan sehari-hari dan menerapkan pola makan bergizi seimbang. Demo memasak ROTAYA juga diharapkan dapat memberikan contoh menu bergizi yang mudah dibuat dengan bahan yang tersedia di sekitar,” ujar Miftahul Nurul Jannah.
Kegiatan berlangsung secara interaktif. Peserta mengikuti penyuluhan dan demo memasak dengan antusias serta diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai materi yang telah disampaikan maupun proses pengolahan makanan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pencegahan KEK, tetapi juga mampu menerapkan informasi tersebut dalam kehidupan sehari-hari melalui pemilihan makanan yang bergizi dan beragam.
Edukasi dan demo memasak tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu upaya sederhana dalam meningkatkan kesadaran WUS terhadap pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.





0 Tanggapan
Empty Comments