Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Majelis PAUD Dasmen dan MHH PDA Kota Surabaya Gelar Pelatihan Pendidikan Inklusi

Iklan Landscape Smamda
Majelis PAUD Dasmen dan MHH PDA Kota Surabaya Gelar Pelatihan Pendidikan Inklusi
Suasana Pelatihan Pendidikan Inklusi bagi Guru TK dan KB (Yudha Panuluh/PWMU.CO)
pwmu.co -

Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (PAUD Dasmen) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya bekerja sama dengan Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia (MHH) PDA Kota Surabaya menyelenggarakan Pelatihan Pendidikan Inklusi di Smamda Tower, Rabu-Kamis (24–25/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti perwakilan guru dari lembaga pendidikan Aisyiyah se-Kota Surabaya untuk memperkuat pemahaman dan kompetensi pendidik dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Pelatihan mengusung tema “Menguatkan Kompetensi Pendidik dalam Membangun Pendidikan Inklusi yang Ramah dan Beradab”. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas guru dalam menerapkan pendidikan inklusi di lingkungan sekolah dan lembaga pendidikan anak usia dini.

Ketua Majelis PAUD Dasmen PDA Kota Surabaya, Dra. Nurul Kartika, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk membekali para guru agar memiliki kesiapan dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus, baik dari aspek pedagogis maupun pemahaman terhadap hak-hak anak.

Menurutnya, kolaborasi dengan Majelis Hukum dan HAM dilakukan agar para pendidik memahami aspek hukum dan hak asasi manusia yang berkaitan dengan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh ekosistem pendidikan di bawah naungan Aisyiyah Surabaya mampu menghadirkan lingkungan belajar yang ramah, tanpa diskriminasi, dan tetap menjaga nilai-nilai keberadaban,” ujarnya.

Saat ini, PDA Kota Surabaya menaungi 72 Taman Kanak-Kanak (TK) dan 48 Kelompok Bermain (KB). Dengan jumlah lembaga tersebut, peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu upaya untuk memperkuat layanan pendidikan inklusi di seluruh satuan pendidikan yang berada di bawah naungan Aisyiyah.

Majelis PAUD Dasmen dan MHH PDA Surabaya Gelar Pelatihan Pendidikan Inklusi bagi Guru TK dan KB
Peserta Pelatihan Pendidikan Inklusi (Yudha Panuluh/PWMU.CO)

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang berkaitan dengan pendidikan inklusi. Materi tersebut meliputi identifikasi awal karakteristik anak berkebutuhan khusus, penyusunan kurikulum adaptif, serta pendekatan humanis dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis dan bebas dari perundungan.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh TK dan KB Aisyiyah di Surabaya tidak hanya menjadi tempat belajar formal, melainkan rumah kedua yang ramah, beradab, dan inklusif bagi setiap tumbuh kembang anak tanpa terkecuali,” tegasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Sementara itu, Ketua MHH PDA Kota Surabaya, Ely Rhodifah, S.H., M.Pd., menyampaikan pentingnya pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh akses pendidikan yang setara. Ia menegaskan bahwa pendidikan inklusi merupakan bagian dari pemenuhan hak anak yang telah diatur dalam berbagai regulasi.

”Setiap anak lahir dengan keistimewaannya masing-masing, dan negara menjamin hak mereka untuk belajar tanpa diskriminasi. Melalui pelatihan ini, MHH bersinergi dengan Majelis PAUD Dasmen untuk memastikan para pendidik kita tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga paham akan payung hukum perlindungan anak serta aspek HAM yang melekat pada mereka,” tegasnya.

Menurut Ely, penyelenggaraan sekolah inklusi perlu didukung pemahaman regulasi yang memadai agar proses pendidikan berlangsung dengan memperhatikan hak-hak anak. Ia juga menyampaikan bahwa guru perlu memahami aspek perlindungan hukum dalam menjalankan tugas pendampingan dan pembelajaran.

Kolaborasi antara Majelis PAUD Dasmen dan MHH PDA Kota Surabaya ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas guru pada jenjang PAUD hingga pendidikan dasar. Selain membahas aspek pedagogis, pelatihan juga memberikan pemahaman mengenai legalitas dan perlindungan anak, penguatan kompetensi guru dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus, serta pengembangan pendidikan yang menjunjung nilai saling menghargai di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan perwakilan lembaga pendidikan Aisyiyah se-Kota Surabaya. Selain itu, pelatihan menghadirkan narasumber dari kalangan psikolog, praktisi pendidikan inklusi, dan ahli hukum anak yang menyampaikan materi sesuai bidang keahlian masing-masing. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 26/06/2026 06:53
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu