MI Muhammadiyah 04 Balekambang, Kencong, Jember, menggelar Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) Tahun Ajaran 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai Senin (13/7/2026) hingga Sabtu (18/7/2026) ini diikuti seluruh peserta didik baru serta melibatkan wali murid dan masyarakat sekitar madrasah.
Memasuki hari ketiga pelaksanaan, Rabu (15/7/2026), panitia Matamuda menghadirkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jember. Kehadiran mereka untuk memberikan edukasi dan simulasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini kepada siswa sekaligus memberikan pemahaman praktis kepada orang tua dan warga sekitar.
Kepala MI Muhammadiyah 04 Balekambang Bayu Indra Kurniawan, S.Pd., mengatakan, pemilihan tema kebakaran pada hari ketiga Matamuda didasarkan pada pentingnya mitigasi bencana di lingkungan sekolah dan permukiman.
“Pemilihan tema kebakaran pada hari ketiga Matamuda didasarkan pada pentingnya mitigasi bencana di lingkungan sekolah dan permukiman,” ujarnya.
Menurutnya, siswa madrasah perlu dibekali pengetahuan dasar dalam menghadapi kondisi darurat agar mampu bertindak cepat dan tepat. Hal ini sejalan dengan program madrasah ramah anak dan siaga bencana.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jember menurunkan satu regu pemadam kebakaran dengan satu unit mobil pemadam beserta peralatan pendukung.
Materi yang disampaikan meliputi pengenalan penyebab kebakaran, cara mencegah kebakaran di rumah dan sekolah, teknik memadamkan api ringan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), serta prosedur evakuasi mandiri.
Sesi simulasi menjadi bagian yang paling menarik perhatian peserta. Siswa kelas 1 hingga kelas 6 secara bergantian mempraktikkan cara memadamkan api menggunakan kain basah dan alat pemadam api ringan di bawah pengawasan langsung petugas.
Tidak hanya siswa, sejumlah wali murid dan warga sekitar yang hadir juga turut mencoba simulasi pemadaman api. Petugas pemadam kebakaran menekankan pentingnya tetap tenang, mematikan sumber api, dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila api tidak dapat dikendalikan.
Koordinator Lapangan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Jember, Affan, mengatakan edukasi ke sekolah dasar dan madrasah merupakan program rutin dinas untuk memperluas jangkauan pencegahan kebakaran.
“Edukasi ke sekolah dasar dan madrasah merupakan program rutin dinas untuk memperluas jangkauan pencegahan,” katanya.
Ia mengapresiasi antusiasme siswa dan wali murid MI Muhammadiyah 04 Balekambang yang aktif bertanya dan mengikuti praktik. Menurutnya, pemahaman tentang pencegahan kebakaran sejak dini dapat membantu mengurangi risiko korban saat terjadi kebakaran di lingkungan permukiman.
Kegiatan hari ketiga Matamuda 2026 ini dihadiri seluruh siswa baru, dewan guru, komite madrasah, wali murid, serta tokoh masyarakat Dusun Balekambang. Lebih dari 100 peserta mengikuti rangkaian edukasi dan simulasi yang berlangsung pukul 08.00 hingga 11.30 WIB di halaman madrasah.
Selain edukasi kebakaran, rangkaian Matamuda 2026 MI Muhammadiyah 04 Balekambang juga diisi dengan pengenalan lingkungan madrasah, pembiasaan ibadah, penguatan karakter, serta permainan edukatif.
Panitia menyebut seluruh kegiatan dirancang untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan belajar sekaligus membangun kedekatan antara madrasah, orang tua, dan masyarakat.
Rangkaian Matamuda 2026 akan ditutup pada Sabtu (18/7/2026) dengan acara puncak berupa outbound siswa. Pihak madrasah berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut mampu membentuk karakter siswa yang disiplin, peduli, dan tanggap terhadap bencana sejak awal tahun ajaran. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments