Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Maulid Ceria Bersama Pendongeng, SD Muhammadiyah 8 Tulangan Tanamkan Akhlak Rasul

Iklan Landscape Smamda
Maulid Ceria Bersama Pendongeng, SD Muhammadiyah 8 Tulangan Tanamkan Akhlak Rasul
SD Muhammadiyah 8 Tulangan memperingati Maulid Nabi melalui dongeng Islami untuk menanamkan akhlak Rasul kepada peserta didik (Erma/PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 8 Tulangan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi sekolah untuk menumbuhkan kecintaan peserta didik kepada Rasulullah Saw. sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Mengusung tema “Rasulullah Inspirasiku, Akhlak Mulia Karakterku”, peringatan Maulid Nabi dikemas secara ceria dan edukatif melalui dongeng Islami dengan menggunakan media boneka. Pendekatan tersebut membuat peserta didik tidak hanya mendengarkan kisah, tetapi juga diajak memahami pesan-pesan kebaikan yang terkandung dalam keteladanan Rasulullah Saw.

Rangkaian kegiatan diawali dengan mengaji bersama Juz 30 yang diikuti siswa dan warga sekolah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembiasaan positif untuk meningkatkan kedekatan peserta didik dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

“Melalui kegiatan mengaji bersama, kami ingin membiasakan anak-anak untuk semakin dekat dan mencintai Al-Qur’an, sekaligus menjadikan nilai-nilai Islam sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” demikian semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut.

Setelah mengaji bersama, kegiatan dilanjutkan dengan dongeng Islami sebagai acara inti. Untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyaman dan interaktif, kegiatan dibagi menjadi dua lokasi, yakni Aula Sekolah dan BQA (Baitul Qur’an At-Taqwa).

Dongeng Ceria di Aula Sekolah

Kegiatan di Aula Sekolah menghadirkan Kak Fatin sebagai pendongeng. Dengan menggunakan media boneka, Kak Fatin menyampaikan kisah-kisah inspiratif tentang keteladanan Rasulullah Saw. dengan gaya komunikatif, menarik, dan mudah dipahami anak-anak.

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap cerita yang disampaikan. Melalui dongeng tersebut, mereka diajak mengenal sekaligus meneladani berbagai sifat mulia Rasulullah Saw, seperti kejujuran, amanah, kesantunan, kepedulian, kasih sayang, dan rendah hati.

“Meneladani Rasulullah tidak harus dimulai dari hal yang besar. Anak-anak dapat memulainya dari kebiasaan sederhana, seperti berkata jujur, menghormati guru dan orang tua, serta menyayangi teman,” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Metode dongeng dipilih sebagai pendekatan pembelajaran karena dapat menggabungkan unsur cerita, interaksi, dan pendidikan karakter. Dengan cara tersebut, nilai-nilai keteladanan diharapkan lebih mudah diterima dan diingat oleh peserta didik.

Maulid Ceria Bersama Pendongeng, SD Muhammadiyah 8 Tulangan Tanamkan Akhlak Rasul
Maulid Ceria Bersama Pendongeng: Meneladani Akhlak Rasul melalui Kisah Inspiratif (Erma/PWMU.CO)

Boneka Nara Hadir di BQA

Sementara itu, kegiatan di BQA (Baitul Qur’an At-Taqwa) menghadirkan Kak Halizah sebagai pendongeng. Suasana semakin meriah dengan kehadiran boneka bernama Nara yang menjadi salah satu media interaktif dalam penyampaian cerita.

SMPM 5 Pucang SBY

Boneka Nara berhasil menarik perhatian peserta didik dan menciptakan suasana belajar yang penuh keceriaan. Anak-anak diajak menyimak kisah, menjawab pertanyaan, serta memahami berbagai pesan moral yang disampaikan melalui cerita.

“Belajar tentang Rasulullah bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Melalui cerita dan tokoh boneka, anak-anak diharapkan lebih mudah memahami serta mengingat pesan-pesan kebaikan,” ungkap semangat dalam pelaksanaan dongeng Islami tersebut.

Pembagian kegiatan di dua lokasi dilakukan agar seluruh peserta didik dapat mengikuti rangkaian acara dengan lebih nyaman dan mendapatkan pengalaman pembelajaran yang optimal.

Melalui tema “Rasulullah Inspirasiku, Akhlak Mulia Karakterku”, SD Muhammadiyah 8 Tulangan berharap peserta didik tidak hanya mengenal kisah perjalanan hidup Nabi Muhammad Saw, tetapi juga mampu menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi tersebut berlangsung dengan penuh antusiasme, keceriaan, dan semangat kebersamaan. Para siswa mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan sarat dengan nilai-nilai keislaman.

“Semoga kecintaan kepada Rasulullah Saw. tidak hanya berhenti pada peringatan Maulid Nabi, tetapi juga tumbuh dalam perilaku dan karakter anak-anak setiap hari.”

Melalui kegiatan tersebut, SD Muhammadiyah 8 Tulangan terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang bermakna untuk membentuk generasi yang beriman, berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia, dengan menjadikan Rasulullah Saw. sebagai teladan utama dalam kehidupan.

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 27/08/2026 13:31
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu