Dua bocah cilik, Atharrafisqy Haflana Aditya (Isqy) dan Namira Mumtazah Al Faza (Nami), sukses menjadi pusat perhatian dalam Pentas Seni Kelompok B TK Aisyiyah 36 PPI Gresik yang digelar di Aula Nyai Walidah, Jalan Sawit Nomor 4 PPI Gresik, Sabtu (6/6/2026).
Dengan balutan busana adat Dayak Kalimantan berwarna merah lengkap dengan ornamen khas Borneo, hiasan kepala berbulu, serta kalung tradisional, keduanya tampil percaya diri sebagai pembawa acara dalam pentas seni bertema “Langkah Baru Bintang Nusantara, Jejak Kecil Menuju Mimpi” yang menjadi puncak kegiatan akhir Tahun Ajaran 2025/2026.
Penampilan keduanya berhasil mencuri perhatian ratusan tamu undangan yang memadati aula sejak pagi.
Di balik penampilan memukau tersebut, terdapat peran besar Ustazah Anik Nur Asiyah, S.T., yang bertindak sebagai penanggung jawab pembawa acara sekaligus pelatih bagi kedua MC cilik tersebut.
Dengan pendampingan yang intensif, Isqy dan Nami berhasil tampil tenang, percaya diri, dan mampu memandu seluruh rangkaian acara dengan baik.
Dengan suara lantang dan ekspresi yang menggemaskan, Nami membuka acara penuh semangat.
“Halo Ayah, Bunda, dan teman-teman semua! Selamat pagi! Kami yang akan memandu acara pentas seni hari ini!” serunya.
Sambutan itu langsung disambut tepuk tangan para hadirin yang terpesona melihat keberanian keduanya tampil di atas panggung.
Kejutan berikutnya hadir saat Isqy dan Nami membawakan segmen Farewell Speech menggunakan bahasa Inggris.
Keduanya tampil percaya diri dengan pelafalan yang telah dipersiapkan dan dilatih sebelumnya.
“We are so happy today, but also a little sad. Because we will say goodbye to our beautiful school,” ucap Isqy yang langsung mendapat apresiasi meriah dari para orang tua dan tamu undangan.
Kemampuan keduanya menggunakan bahasa Inggris di usia dini menjadi salah satu momen yang paling mendapat perhatian dalam acara tersebut.
Sepanjang acara, Isqy dan Nami memandu tujuh penampilan secara bergantian.
Berbagai penampilan yang dibawakan siswa meliputi Tari Kebyok Anting-anting, Farewell Speech, Tapak Suci, Tari Apuse, Gerak dan Lagu Rukun Sama Teman, Drama Ibuku Surgaku, hingga sesi Menyanyi Bersama yang melibatkan seluruh siswa.
Tak hanya menjalankan tugas sebagai pembawa acara, keduanya juga beberapa kali menyelipkan humor yang membuat suasana semakin hidup.
Saat mengantarkan penampilan Tari Apuse, Isqy sempat berkelakar tentang siapa yang paling tampan di ruangan tersebut.
Nami pun langsung menjawab spontan.
“Hmm, kalau yang ganteng sih, papaku juaranya!”
Jawaban polos itu sontak memancing gelak tawa seluruh hadirin.
Menjelang akhir acara, suasana berubah menjadi haru ketika Isqy dan Nami membacakan pantun perpisahan di atas panggung.
“Hari ini hari bahagia, kami lulus dari TK. Terima kasih ustazah tercinta, sudah mengajar kami dengan sabar dan bijaksana.”
“Sekarang kami sudah besar, baju seragam kami akan berganti. Kami siap jadi anak pintar, masuk Sekolah Dasar yang kami nanti.”
Pantun tersebut menjadi penutup yang menyentuh hati. Tak sedikit orang tua yang tampak terharu menyaksikan momen perpisahan putra-putri mereka dari bangku taman kanak-kanak.
Pentas Seni Tahun 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Komite TK Aisyiyah 36 dan TK Aisyiyah 36 PPI Manyar Gresik sebagai penutup tahun ajaran yang penuh kenangan.
Acara diawali dengan sesi foto ijazah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Alesha dan Rescha, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars TK Aisyiyah yang dibawakan Paduan Suara Kelompok A.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengalungan Anugerah Bintang Cilik, sambutan para pimpinan, hingga berbagai penampilan seni yang memeriahkan acara.
Kehadiran MC cilik berbusana adat Nusantara menjadi salah satu daya tarik utama yang memperkuat pesan bahwa TK Aisyiyah 36 PPI tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik anak, tetapi juga menanamkan keberanian, rasa percaya diri, kecintaan terhadap budaya bangsa, serta karakter Islami sejak usia dini.





0 Tanggapan
Empty Comments