Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Catatan Perjalanan Guru SDMM Gresik, Menyalakan Semangat Belajar di Tengah Hutan Sawit Kalimantan

Iklan Landscape Smamda
Catatan Perjalanan Guru SDMM Gresik, Menyalakan Semangat Belajar di Tengah Hutan Sawit Kalimantan
Ria Pusvita Sari bersama salah satu kelompok guru di Cargill Learning Center.

Catatan Perjalanan Guru SD Muhammadiyah Manyar Gresik, Ria Pusvita Sari

Ahad sore, 19 Juli 2026, pukul 16.00 WIB, perjalanan panjang hampir enam jam dari Surabaya akhirnya berakhir. Kendaraan yang saya tumpangi berhenti di kawasan pedalaman Ketapang, Kalimantan Barat. Di sepanjang perjalanan, hamparan hutan sawit yang membentang seolah menjadi gerbang menuju pengalaman baru yang tak terlupakan.

Rasa lelah perlahan menghilang ketika saya tiba di kawasan milik Perusahaan Cargill. Sebagai guru SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, saya datang membawa amanah untuk memfasilitasi pelatihan bagi para pendidik di bawah naungan Yayasan Harapan Masa Depan Cerah (YHMDC).

Selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2026, saya berkesempatan berbagi pengalaman bersama guru TK, SD, dan SMP yang setiap hari mengabdikan diri mendidik anak-anak di wilayah pedalaman.

Selama berada di Ketapang, saya tinggal di rumah tamu yang disediakan Perusahaan Cargill. Rumah itu nyaman, bersih, dan berada di lingkungan yang tenang.

Yang paling berkesan adalah perhatian tulus dari seorang pegawai perempuan yang setiap hari mendampingi kebutuhan saya. Mulai dari menyiapkan makanan, menjaga kebersihan rumah, hingga membantu mencuci pakaian.

Setiap pagi pakaian kotor diambil, lalu sore harinya sudah kembali dalam keadaan bersih, rapi, dan harum. Perhatian sederhana itu menjadi penyemangat tersendiri setelah seharian menjalani pelatihan dari pagi hingga petang.

Di tempat yang jauh dari rumah, saya justru menemukan kehangatan yang membuat setiap hari terasa begitu nyaman.

Sejak hari pertama, suasana pelatihan berlangsung penuh semangat. Antusiasme para guru YHMDC begitu terasa. Mereka tidak sekadar mengikuti materi, tetapi aktif berdiskusi, bertanya, dan saling berbagi pengalaman mengajar.

Pelatihan dirancang secara interaktif melalui berbagai pendekatan, seperti praktik dan role play, studi kasus serta asesmen, hingga problem posing dan problem solving.

SMPM 5 Pucang SBY

Seluruh aktivitas tersebut diarahkan pada satu tujuan, yakni melatih cara berpikir peserta didik.

Kami meyakini bahwa sebelum mengajarkan apa yang harus dipikirkan, guru perlu membimbing murid memahami bagaimana cara berpikir.

Diskusi yang hidup, gelak tawa, dan berbagai simulasi pembelajaran membuat suasana kelas terasa hangat sekaligus inspiratif.

Menyalakan Semangat Belajar di Tengah Hutan Sawit Kalimantan
Perwakilan guru TK, SD, dan SMP YHMDC yang mengikuti pelatihan.

Tiga hari terasa berlalu begitu cepat. Pertemuan dengan para pendidik di pedalaman Kalimantan memberikan pelajaran berharga tentang dedikasi dan ketulusan dalam dunia pendidikan.

Saya menyadari bahwa semangat menjadi guru tidak ditentukan oleh letak geografis sekolah, tetapi oleh keinginan untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik.

Atas pengalaman tersebut, saya menyampaikan terima kasih kepada Perusahaan Cargill, Yayasan Harapan Masa Depan Cerah (YHMDC), seluruh panitia, dan para peserta yang telah memberikan sambutan hangat serta fasilitas yang sangat baik selama kegiatan berlangsung.

Semoga kebersamaan selama tiga hari di Ketapang menjadi awal dari kolaborasi yang terus berlanjut. Saya berharap semangat yang tumbuh bersama di ruang-ruang belajar sederhana itu akan terus menyala, menginspirasi para guru, dan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.

Revisi Oleh:
  • Satria - 23/07/2026 20:53
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu