Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tanpa Plastik! Musykerwil Nasyiatul Aisyiyah Jatim Berhasil Cegah Ribuan Sampah

Iklan Landscape Smamda
Tanpa Plastik! Musykerwil Nasyiatul Aisyiyah Jatim Berhasil Cegah Ribuan Sampah
Angkat tumbler sebagai kampanye upaya minim plastik
pwmu.co -

Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam gerakan peduli lingkungan melalui program Merdeka Sampah. Komitmen ini diwujudkan dalam pelaksanaan Musyawarah Kerja Wilayah (Musykerwil) II yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Kegiatan yang diikuti lebih dari 250 peserta dan penggembira ini berhasil mencegah timbulan sampah hingga sekitar 1.750 item. Angka tersebut berasal dari potensi sampah yang umumnya muncul dalam kegiatan serupa, seperti botol air mineral sekali pakai, kotak snack, serta kemasan makanan sekali pakai.

Melalui pendekatan edukatif dan sistem yang terencana, panitia Musykerwil II menerapkan berbagai strategi pengurangan sampah. Seluruh peserta dihimbau membawa tumbler pribadi sebagai pengganti botol sekali pakai. Selain itu, peserta juga diminta membawa kotak makan sendiri untuk mengambil snack, sehingga tidak memerlukan kemasan tambahan.

Untuk konsumsi makan siang, panitia menyediakan sajian dalam bentuk prasmanan yang terbukti mampu menekan penggunaan bungkus sekali pakai secara signifikan.

Program Merdeka Sampah yang diinisiasi PWNA Jawa Timur tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi juga mendorong perubahan perilaku melalui edukasi dan pembiasaan.

Dalam berbagai kegiatan, gerakan ini menghadirkan aksi nyata seperti:

  • Pemilahan sampah dari sumber
  • Pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme dan pupuk organik cair
  • Pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai
  • Kampanye penggunaan produk ramah lingkungan seperti loofah sebagai pengganti spons plastik

Wakil Ketua PWNA Jawa Timur Bidang Lingkungan dan PUSINTEK, Zahrotul Janah, menegaskan pentingnya langkah preventif dalam setiap kegiatan organisasi.

SMPM 5 Pucang SBY

“Upaya-upaya pencegahan potensi sampah dalam setiap kegiatan Nasyiatul Aisyiyah hingga tingkat ranting merupakan kewajiban yang harus dilakukan sebagai bagian dari ikhtiar kita dalam merawat bumi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti persoalan sampah sisa makanan yang masih menjadi tantangan bersama.

“Kader Nasyiah juga harus menjadi bagian dalam mencegah potensi sampah sisa makanan. Kebiasaan mengambil makanan berlebihan namun tidak mampu menghabiskan juga harus dirubah,” tegasnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kegiatan organisasi tetap dapat berjalan optimal tanpa menghasilkan beban lingkungan yang besar. Bahkan, angka pencegahan sampah berpotensi terus meningkat seiring inovasi yang dilakukan dalam menggantikan material sekali pakai.

Dengan semangat kolektif, Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur terus menguatkan peran perempuan sebagai garda terdepan dalam gerakan keberlanjutan—dimulai dari ruang sederhana hingga forum organisasi berskala besar.

Revisi Oleh:
  • Satria - 27/04/2026 14:04
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu