Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Pengajian Ahad Pagi PDM Jember Tegaskan Pentingnya Keunggulan Moral, Akidah, dan Kemandirian Ekonomi

Iklan Landscape Smamda
Pengajian Ahad Pagi PDM Jember Tegaskan Pentingnya Keunggulan Moral, Akidah, dan Kemandirian Ekonomi
Dr. Abu Nasir, M.Ag. sedang memberikan tausiah. (Bambang Adam Malik/PWMU.CO)
Oleh : Bambang Adam Malik
pwmu.co -

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jember sukses menggelar agenda rutin Pengajian Ahad Pagi di Kantor PDM Kabupaten Jember, Ahad, (9/8/2026). Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan, Organisasi Otonom (Ortom), serta warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ini menghadirkan Ketua PDM Kota Pasuruan, Dr. Abu Nasir, M.Ag, sebagai narasumber.

Acara yang berlangsung khidmat pada pukul 06.00 hingga 07.30 WIB ini diawali dengan sambutan hangat dari Ketua PDM Kabupaten Jember, Prof. Dr. H. Aminullah Elhady, M.Ag.

Penguatan Gerakan Ekonomi dan Kemandirian Persyarikatan

Dalam sambutannya, Prof. Aminullah menyampaikan sejumlah informasi penting terkait perkembangan persyarikatan di Jember. Di antaranya adalah   kunjungan kerja Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, bersama Prof. Dr. Muhadjir Effendy pada 1 Agustus 2026 lalu untuk meresmikan unit usaha baru milik PCM Watukebo yakni MentariMu Mart.

Prof. Aminullah menekankan bahwa Muhammadiyah tidak hanya bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial, tetapi juga menaruh perhatian yang sangat kuat pada gerakan ekonomi.

“Gerakan ekonomi bertujuan menuju kemandirian Muhammadiyah agar tidak bergantung pada proposal. Dengan gerakan ekonomi yang kuat, marwah dan harga diri persyarikatan akan semakin diperhitungkan,” tegas Prof. Aminullah di hadapan ratusan jamaah.

Menjadi Muhammadiyah Par Excellence

Memasuki acara inti, Dr. Abu Nasir, M.Ag, memaparkan materi mendalam bertajuk “Menjadi Muhammadiyah Par Excellence”. Mengawali ceramahnya, ia menjelaskan bahwa istilah par excellence dalam bahasa Prancis bermakna perwujudan nilai-nilai idealisme ke dalam narasi, sikap, dan amal usaha yang tidak sekedar ada, melainkan eksis, maju, unggul, dan melampaui amal usaha pihak lain, termasuk milik pemerintah.

SMPM 5 Pucang SBY

“Amal usaha Muhammadiyah harus ngalahno (mengungguli) amal usaha pemerintah. Sekolah swasta Muhammadiyah harus memimpin pendidikan di masa depan karena memiliki keunggulan yang jauh lebih hebat, bebas dari belenggu birokrasi kaku, serta diisi oleh tenaga pendidik yang profesional dan berintegritas,” ujar Dr. Abu Nasir.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa untuk menjadi Muhammadiyah yang unggul  seorang warga persyarikatan harus memenuhi tiga pilar utama:

  1. Akidah yang Benar: Bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah yang sahih, serta bebas dari erosi pemikiran maupun tradisi menyimpang di akhir zaman.
  2. Ibadah yang Tepat: Melaksanakan ibadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW tanpa ada unsur bid’ah, serta konsisten menambah amalan sunnah.
  3. Aktualisasi Amal Shaleh: Mewujudkan iman dan ibadah dalam bentuk amal nyata— seperti di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi —sebagaimana semangat teologi Al-Ma’un yang diajarkan oleh K.H. Ahmad Dahlan.

Dr. Abu Nasir juga mengingatkan pentingnya sikap tabayyun (klarifikasi) dalam menerima setiap informasi atau kabar di tengah arus digital saat ini, agar warga Muhammadiyah senantiasa berpijak pada data dan dalil yang valid.

Sebagai penutup rangkaian acara, Pengajian Ahad Pagi ini dirangkaikan dengan prosesi pengukuhan komunitas JagalMu Jember oleh Ketua PDM Jember, Prof. Dr. H. Aminullah Elhady, M.Ag. Komunitas baru ini dibentuk untuk mewadahi para kader dan warga Muhammadiyah dalam bidang keahlian penyembelihan dan pengolahan kurban yang sesuai dengan syariat Islam secara profesional dan higienis. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 09/08/2026 19:10
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu