Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kecamatan Gresik menggelar Pertemuan Periodik ke-V dengan tema “Perempuan Berkemajuan, Mengokohkan Dakwah, Menguatkan Peradaban”.
Acara dengan tuan rumah Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kroman Gresik ini berlangsung di Aula SD Mugres, Perguruan Muhammadiyah Gresik. Tepatnya berlokasi di Jl KH Kholil 90 A Gresik, Sabtu [20/06/2026], pukul 07.30–12.00 WIB.
Pertemuan terhadiri 11 Ketua PRA se-Kecamatan Gresik beserta jajarannya, perwakilan Badan Pembantu Pimpinan (BPP) dan Pimpinan Harian (PH) PCA Gresik.
Hadir pula jajaran Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kroman, serta delegasi Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Kecamatan Gresik.
Ketua PCA Gresik Zulfiah SPsi yang akrab disapa Bu Zul, mengajak peserta merefleksikan 109 tahun pengabdian Aisyiyah.
“109 tahun Aisyiyah, Srikandi Muhammadiyah telah hadir di seluruh pelosok negeri dengan ribuan Amal Usaha, jutaan kader, dan jutaan umat yang merasakan manfaatnya” terang Zulfiah.
“Kita mendirikan sekolah, menyelamatkan anak dari buta huruf, mendirikan klinik dan Posyandu, menjaga ibu dan balita, mendampingi perempuan korban kekerasan, serta melahirkan pemimpin perempuan yang berkemajuan” ujarnya.
Lebih lanjut, Bu Zul menegaskan ranting adalah denyut nadi Aisyiyah. “Jika Ranting hidup, maka Aisyiyah akan terus hidup dan berkemajuan” tegasnya.
Di usia 109 tahun, ia menitipkan tiga pesan untuk seluruh PRA se-Kecamatan Gresik:
- Perkuat kaderisasi melalui pengajian rutin dan pendampingan kader baru agar lahir program yang kuat. “Jangan biarkan ada kader yang datang lalu hilang tanpa jejak.”
- Gerakkan program yang mencerahkan seperti mengaktifkan kembali Posyandu, mendorong usaha kecil ibu-ibu, dan memanfaatkan media sosial untuk dakwah perdamaian.
- Jaga semangat fastabiqul khairat. “Aisyiyah bukan tempat mencari hidup, tetapi tempat menghidupkan nilai-nilai Islam berkemajuan,” katanya.
Ia menutup dengan harapan agar Milad ke-109 menjadikan Aisyiyah semakin kokoh dan bermanfaat bagi umat.
“Sebagaimana pesan KH. Ahmad Dahlan: Hidup-hidupilah Muhammadiyah dan Aisyiyah, jangan mencari hidup di dalamnya. 109 tahun hanyalah awal pengabdian panjang kita untuk agama, bangsa, dan kemanusiaan” tuturnya.
Sesi inti terisi dengan materi Penguatan Idiologi oleh Ir Fiaduz Zaqiyah MPd dari PDA Gresik, dan Sosialisasi Musyawarah Pimpinan Ranting (Muspimran) oleh Aisyi Hartini SPd dari PCA Gresik.
Pertemuan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta antusias mengikuti setiap sesi sebagai bentuk komitmen melanjutkan dakwah ‘Aisyiyah di masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments