Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PRM Kandangsemangkon Kelola 8 Sapi dan 80 Kambing Kurban, Daging Dibagikan kepada 783 KK

Iklan Landscape Smamda
PRM Kandangsemangkon Kelola 8 Sapi dan 80 Kambing Kurban, Daging Dibagikan kepada 783 KK
Gambar proses pengelolaan daging kurban. (Istimewa/PWMU.CO)
Oleh : M Mahmud
pwmu.co -

Pelaksanaan kurban oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Kandangsemangkon pada 10 Zulhijah 1447 H menjadi momentum penting yang bertepatan dengan Hari Raya Iduladha. Tanggal tersebut merupakan hari pertama yang disyariatkan untuk penyembelihan hewan kurban.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, PRM Kandangsemangkon membentuk panitia kurban sejak sebulan sebelum Iduladha. Langkah ini dinilai efektif dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan, mulai dari pengumpulan dana, pendataan pekurban, hingga teknis penyembelihan dan distribusi daging kurban.

Pada Iduladha tahun ini, PRM Kandangsemangkon mendapat amanah mengelola hewan kurban masyarakat Desa Kandangsemangkon dalam jumlah besar, yakni 8 ekor sapi dan 80 ekor kambing. Hal tersebut menunjukkan tingginya semangat gotong royong dan kepedulian sosial warga Muhammadiyah serta masyarakat sekitar.

Daging kurban kemudian didistribusikan kepada 783 kepala keluarga di Desa Kandangsemangkon. Pembagian dilakukan secara terorganisir agar setiap penerima memperoleh bagian secara adil sesuai ketentuan syariat.

Ketua Panitia Kurban PRM Kandangsemangkon, Mujib, menjelaskan bahwa pembentukan panitia sejak jauh hari sangat membantu kelancaran pelaksanaan kurban tahun ini.

“Persiapan lebih awal memudahkan pengaturan teknis, pencatatan pekurban, hingga distribusi daging agar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan panitia juga memudahkan warga dalam mendaftar kurban, baik untuk patungan sapi maupun kambing. Selain itu, seluruh elemen masyarakat dilibatkan sehingga tercipta semangat kebersamaan dan gotong royong.

Menurut Mujib, kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual ibadah, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua PRM Kandangsemangkon Bidang Pembinaan Kesejahteraan Sosial dan ZIS, Miftahul Ilmi, menegaskan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini juga menjadi sarana pemberdayaan sosial masyarakat.

SMPM 5 Pucang SBY

“Kurban menjadi momentum meningkatkan kepedulian terhadap fakir miskin dan masyarakat sekitar. Karena itu, kegiatan ini juga kami integrasikan dengan gerakan zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya lebih luas dan berkelanjutan,” katanya.

Ia menambahkan, distribusi daging dilakukan secara merata dengan prioritas bagi masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kurban tidak hanya diukur dari jumlah hewan yang disembelih, tetapi juga dari nilai sosial dan spiritual yang dihadirkan.

“Melalui kurban dan gerakan ZIS, masyarakat tidak hanya menerima daging, tetapi juga merasakan manfaat pembinaan kesejahteraan secara berkelanjutan,” jelasnya.

Ketua PRM Kandangsemangkon berharap pelaksanaan kurban tahun ini semakin mempererat ukhuwah warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar. Ia juga menekankan pentingnya transparansi pengelolaan kurban agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Selain itu, PRM berharap partisipasi masyarakat dalam berkurban terus meningkat setiap tahun, baik dari kalangan internal Muhammadiyah maupun masyarakat umum.

Dengan jumlah hewan kurban yang cukup besar, panitia juga berupaya memastikan seluruh proses penyembelihan berjalan tepat waktu dan sesuai syariat. Distribusi daging pun diharapkan dapat menjangkau masyarakat luas, tidak hanya warga Muhammadiyah, tetapi juga masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Pelaksanaan kurban di PRM Kandangsemangkon tahun ini menjadi bukti bahwa Iduladha bukan sekadar ibadah ritual, melainkan juga momentum memperkuat solidaritas sosial, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 28/05/2026 11:40
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu