Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Program Laris KKN T Umsida Bekali Ibu Aisyiyah Keterampilan Produk Kreatif dan Pemasaran Berbasis AI

Iklan Landscape Smamda
Program Laris KKN T Umsida Bekali Ibu Aisyiyah Keterampilan Produk Kreatif dan Pemasaran Berbasis AI
Program LARIS bersama Aisyiyah Tarik (Zahro/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN T) Kelompok 23 dan 24 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) membekali anggota Aisyiyah dengan keterampilan membuat produk kreatif sekaligus memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk pemasaran digital melalui Program Laris (Latihan Kreasi dan Digital Marketing agar Produk Laris). Kegiatan yang diikuti 18 anggota Aisyiyah tersebut digelar di Gedung Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Ahad (2/8/2026).

Program Laris dirancang sebagai pelatihan praktis yang menggabungkan keterampilan produksi dengan strategi pemasaran digital. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar membuat buket bunga sebagai produk bernilai jual, tetapi juga memperoleh pendampingan memanfaatkan AI untuk menyusun materi promosi yang lebih menarik dan efektif.

Ketua KKN T Kelompok 24 Umsida, Khoirul Anam, menjelaskan bahwa keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal awal bagi peserta untuk mengembangkan usaha rumahan sesuai kemampuan dan waktu yang dimiliki.

“Melalui Program Laris, kami ingin memberikan pengalaman baru kepada ibu-ibu Aisyiyah, tidak hanya dalam membuat produk kreatif, tetapi juga bagaimana cara mengenalkan produk tersebut melalui media digital,” ujarnya.

Dalam sesi praktik, mahasiswa mendampingi peserta menyusun buket bunga mulai dari menyiapkan bahan hingga menghasilkan produk yang siap digunakan maupun dipasarkan. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan dan saling berdiskusi untuk menghasilkan buket dengan tampilan yang menarik.

Setelah menyelesaikan produk, peserta mengikuti pelatihan pemanfaatan AI sebagai alat bantu pemasaran digital. Pada sesi ini, mahasiswa memperkenalkan cara memanfaatkan teknologi tersebut untuk menyusun materi promosi, membuat deskripsi produk yang lebih menarik, serta menghasilkan ide konten pemasaran yang dapat digunakan di berbagai platform digital.

Penanggung jawab program, Devania Aulia Rahmawati, menjelaskan bahwa AI diperkenalkan bukan untuk menggantikan kreativitas pelaku usaha, melainkan membantu mereka menyusun materi promosi secara lebih efektif.

“Saat ini pemasaran tidak hanya dilakukan secara langsung, tetapi juga dapat dikembangkan melalui media digital. Oleh karena itu, kami mencoba mengenalkan pemanfaatan AI sebagai salah satu alat bantu agar masyarakat lebih mudah membuat konten promosi yang menarik,” ungkapnya.

Menurut Devania, perpaduan antara keterampilan membuat produk dan kemampuan memanfaatkan teknologi digital menjadi bekal penting bagi pelaku usaha dalam menghadapi perkembangan pemasaran saat ini.

SMPM 5 Pucang SBY

“Kami tidak hanya membekali cara membuat produk, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai langkah berikutnya ketika ingin memasarkannya,” tuturnya.

Ketua Aisyiyah PCM Tarik, Winarti, mengapresiasi pelaksanaan Program Laris yang dinilai memberikan keterampilan baru sesuai perkembangan zaman.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan baru, terutama mengenai kreativitas dan pemanfaatan teknologi. Semoga ilmu yang diberikan dapat diterapkan dan menjadi peluang bagi ibu-ibu untuk mengembangkan usaha dari rumah,” jelasnya.

Salah seorang peserta, Ismi, mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya menggabungkan kreativitas produk dengan pemasaran digital.

“Setelah mengikuti pelatihan ini, kami menjadi lebih tahu bahwa dengan kreativitas sederhana dan bantuan teknologi, produk yang dibuat bisa dikembangkan menjadi usaha,” tuturnya.

Melalui Program Laris, mahasiswa KKN T Umsida berharap peserta tidak hanya memiliki keterampilan menghasilkan produk kreatif, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran. Sinergi antara kreativitas dan AI diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan daya saing produk rumahan yang dikembangkan oleh anggota Aisyiyah. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 06/08/2026 07:19
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu