Yayasan Berkas Bersinar Abadi menggelar acara penutupan kegiatan Praktik Departemen Keperawatan Jiwa Program Studi Ners Universitas Muhammadiyah Lamongan, Jum’at (05/06/2026).
Acara ini menandai berakhirnya masa praktik mahasiswa yang telah berlangsung selama 2 pekan, kegiatan ini di ikuti ratusan mahasiswa dan jajaran pengurus yayasan.
Dosen Keperawatan Moh Saifudin SKep Ns SPsi MKes menyampaikan bahwa Mahasiswa mendapat banyak pengalaman langsung.
Orang Ikhlas Tidak Tergesa-gesa
Selain itu, Saifudin juga menekankan pentingnya keikhlasan dan ketenangan dalam pekerjaan, yang artinya bekerja sebaik mungkin dengan niat untuk memberi manfaat dan mencari ridha Allah. Lalu mengerjakannya dengan hati yang tenang.
“Orang yang ikhlas dan tenang tidak kerja tergesa-gesa, sekecil apa pun tugasnya dikerjakan tuntas karena sadar semua akan dipertanggungjawabkan. Hasilnya hati lebih damai, kualitas kerja meningkat, dan rezeki yang didapat jadi lebih berkah” ujar Saifudin.
“Karena gaji bisa habis dan jabatan bisa berubah, tapi keberkahan dari kerja ikhlas yang disertai ketenangan tidak akan hilang. Intinya niat lurus, usaha maksimal, dan hati tenang” ujarnya.
Selama praktik, mahasiswa Ners UMLA terlibat aktif dalam skrining kesehatan jiwa, terapi aktivitas kelompok, dan konseling dasar.
Mereka juga mengedukasi masyarakat binaan tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dan menerima orang dengan gangguan jiwa tanpa stigma.
Tahap Belajar
Pendiri Yayasan Berkas Bersinar Abadi Ipda Purnomo SH MH menyampaikan makna tahap belajar. “Tahap belajar itu ada yang serius, ada yang kurang serius, ada yang bergurau mungkin. Jadikan pengalaman kita ini, pengalaman yang sangat berharga” terangnya.
“Allah itu tidak pernah menjamin hambanya dari tingkat pekerjaan, mau jadi perawat, mau jadi bidan, mau jadi polisi, jadi polisi belum tentu kaya. Jadi bidan dan apapun pekerjaannya, namun pekerjaan apa individu itu yang seberapa besar manfaatnya bagi orang lain yang dijamin oleh Allah SWT” ujarnya.
Acara penutupan ditandai dengan, penyerahan cinderamata dari kampus ke yayasan, serta sesi refleksi bersama mahasiswa. Dengan berakhirnya praktek ini, seluruh mahasiswa akan kembali ke kampus untuk melanjutkan tahapan akademik berikutnya.
Ilmu boleh habis di buku, tapi nilai ikhlas dan sabar yang kami dapat di sini akan dibawa sampai kami lulus dan bekerja nanti” ungkap Dwiky Andreansyach, salah satu mahasiswa Ners Universitas Muhammadiyah Lamongan.
Dengan tertutupnya kegiatan praktik ini, mahasiswa Ners kembali ke kampus membawa ilmu dan pengalaman berharga.
Yayasan Berkas Bersinar Abadi berharap kerja sama baik ini terus berlanjut. Semoga nilai ikhlas, sabar, dan ketenangan yang dipelajari menjadi bekal bermanfaat bagi profesi mereka kelak.





0 Tanggapan
Empty Comments