SD Muhammadiyah 4 Surabaya (Mudipat) mulai mempersiapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2027/2028 dengan menggelar Rapat Kerja Khusus (Rakersus), Rabu (3/6/2026).
Dalam forum strategis tersebut, sekolah mengungkapkan bahwa sebanyak 221 calon siswa telah melakukan inden, sekaligus menyusun berbagai langkah untuk memperkuat promosi, meningkatkan layanan pendidikan, dan memperluas jejaring kemitraan guna mencapai target penerimaan siswa baru tahun depan.
Dalam sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya Edy Susanto, M.Pd menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah calon siswa yang telah melakukan inden untuk Tahun Pelajaran 2027/2028 mencapai 221 calon siswa.
“Capaian ini menjadi modal awal yang baik sekaligus motivasi bagi seluruh tim untuk terus meningkatkan kinerja promosi dan pelayanan sekolah,” katanya.
Edy menjelaskan, pada Tahun Pelajaran 2027/2028, SD Muhammadiyah 4 Surabaya akan membuka tiga program pembelajaran, yaitu Program Reguler sebanyak 4 kelas,
“Program Tahfidz sebanyak 1 kelas, dan Program CIP sebanyak 4 kelas. Sebagai informasi untuk SPMB tahun 2026/2027 sudah close diangka 276 siswa,” ungkapnya.
Melalui Rakersus ini, imbuh Edy, seluruh peserta diajak untuk menyusun strategi yang tepat agar target penerimaan siswa baru dapat tercapai bahkan melampaui kuota yang telah ditetapkan.
Dia menambahkan, terdapat beberapa langkah strategis yang perlu menjadi fokus bersama. Pertama, memperkuat keunggulan sekolah sesuai dengan cita-cita SD Mudipat Surabaya sebagai Center of Excellence yang mampu menghadirkan pendidikan berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Kedua, meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan pelayanan kepada seluruh stakeholder, sehingga SD Muhammadiyah 4 Surabaya semakin mantap menjadi Sekolah Teladan Nasional yang memberikan pengalaman belajar terbaik bagi peserta didik.
“Ketiga, memberdayakan jaringan sekolah dan mitra pendidikan, khususnya dengan memperkuat sinergi bersama taman kanak-kanak yang selama ini telah menjalin kerja sama dengan SD Muhammadiyah 4 Surabaya,” papar Edy.
Selain itu, masih kata Edy, sekolah juga akan memperluas jejaring dengan lembaga pendidikan lainnya guna memperkenalkan berbagai program unggulan yang dimiliki.
“Tidak kalah penting, strategi digitalisasi promosi SPMB melalui media sosial juga menjadi perhatian utama,” katanya.
Edy menegaskan, pemanfaatan platform digital diharapkan mampu menjangkau lebih banyak calon peserta didik dan orang tua, sekaligus memperkuat citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, modern, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Melalui Rakersus ini, SD Muhammadiyah 4 Surabaya menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengelolaan penerimaan siswa baru,” katanya.
Dengan kolaborasi seluruh civitas sekolah dan dukungan berbagai pihak, optimisme untuk melampaui target SPMB Tahun Pelajaran 2027/2028 semakin kuat demi mewujudkan sekolah unggul yang menjadi rujukan pendidikan di tingkat nasional. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments