Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Mugres Kampus B Jalani Visitasi Adiwiyata dari DLH Gresik

Iklan Landscape Smamda
SD Mugres Kampus B Jalani Visitasi Adiwiyata dari DLH Gresik
Bapak & Ibu Guru SD Mugres Kampus B bersama Tim Adiwiyata DLH Gresik (Diyani Islamiyah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Tim Adiwiyata dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik melakukan visitasi penilaian Adiwiyata di SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus B, Rabu (17/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses verifikasi program dan dokumen yang telah disiapkan sekolah dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Visitasi diawali dengan penyambutan tim penilai dari DLH Kabupaten Gresik. Sebanyak lima siswa kelas VI menampilkan senam peduli lingkungan yang mengangkat pesan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Penampilan tersebut menjadi pembuka rangkaian kegiatan visitasi yang berlangsung di lingkungan sekolah.

Setelah penyambutan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan DLH Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan tersebut, Asih yang tergabung dalam Tim Adiwiyata Kabupaten Gresik menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan lingkungan sekolah yang telah dilakukan SD Mugres Kampus B.

Menurutnya, kesan positif sudah terlihat sejak pertama kali memasuki area sekolah. Lingkungan yang bersih, tertata, serta pemanfaatan berbagai jenis tanaman menjadi salah satu aspek yang mendukung program Adiwiyata.

“Saat masuk, saya merasa di sini sangat bersih, nampak juga pemanfaatan keanekaragaman hayati,” ujar Asih.

Ia menambahkan bahwa perubahan lingkungan yang dilakukan sekolah menunjukkan adanya komitmen warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, sehat, dan berkelanjutan. Keberadaan area hijau serta pemanfaatan keanekaragaman hayati juga dinilai dapat menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk mengenal dan menjaga lingkungan sekitar.

Usai sambutan, tim penilai melaksanakan verifikasi berkas dan dokumen yang menjadi syarat penilaian Adiwiyata. Dokumen tersebut sebelumnya telah diunggah oleh sekolah sebagai bagian dari proses administrasi penilaian. Tim melakukan pengecekan dan pencocokan data guna memastikan kesesuaian antara dokumen yang disampaikan dengan pelaksanaan program di lapangan.

SMPM 5 Pucang SBY

Tahapan berikutnya adalah observasi lingkungan sekolah. Tim Adiwiyata meninjau sejumlah area, mulai dari ruang kelas, taman sekolah, area penghijauan, hingga berbagai sarana pendukung yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan. Observasi dilakukan untuk melihat secara langsung implementasi program yang telah dilaporkan sekolah dalam dokumen penilaian.

Kepala Urusan Humas dan Sarana Prasarana SD Mugres Kampus B, Sukarto, mengatakan bahwa seluruh warga sekolah telah berpartisipasi dalam mempersiapkan penilaian Adiwiyata. Guru, tenaga kependidikan, siswa, hingga orang tua turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan yang mendukung terwujudnya sekolah berwawasan lingkungan.

“Kami semua saling bekerja sama dalam mempersiapkan penilaian Adiwiyata ini, kami berharap apa yang sudah diupayakan dapat memberikan hasil yang senilai,” ungkap Sukarto.

Menurutnya, persiapan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pemenuhan administrasi, tetapi juga pada pembiasaan perilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Berbagai program yang telah berjalan menjadi bagian dari upaya membangun budaya lingkungan yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Melalui visitasi ini, SD Mugres Kampus B berharap berbagai upaya yang telah dilakukan dalam membangun lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dapat memperoleh hasil yang sesuai dengan target sekolah. Selain menjadi sarana evaluasi, program Adiwiyata juga diharapkan semakin memperkuat budaya peduli lingkungan di kalangan siswa, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh warga sekolah. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 18/06/2026 09:11
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu