SD Muhammadiyah 1 Malang kembali melaksanakan program internasional melalui kegiatan Student Immersion Batch 2 yang berlangsung di Singapura dan Malaysia pada Rabu-Jumat (13–15/5/2026). Program tersebut diikuti kepala sekolah, guru, serta sejumlah siswa kelas IV dan V sebagai bagian dari penguatan pengalaman belajar lintas negara dan pengembangan wawasan pendidikan global.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, SD Muhammadiyah 1 Malang berkolaborasi dengan beberapa sekolah Muhammadiyah di Kota Malang, yakni SD Muhammadiyah 8 Malang, SMP Muhammadiyah 1 Malang, SMP Aisyiyah Muhammadiyah 3 Malang, dan SMA Muhammadiyah 1 Malang.
Rangkaian agenda internasional diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Sekolah Indonesia Singapura pada Selasa (13/5/2026). Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan sebagai upaya memperkuat hubungan antarlembaga pendidikan sekaligus membuka peluang kolaborasi pembelajaran dan pertukaran pengalaman pendidikan lintas negara.
Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Brainy Bunch International School di Malaysia pada Jumat (15/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, kembali dilakukan penandatanganan MoU sebagai bentuk penguatan jejaring pendidikan internasional antarlembaga pendidikan Muhammadiyah dengan sekolah internasional.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Malang sekaligus ketua rombongan, Rizka Silvia, menjelaskan bahwa kegiatan Student Immersion Batch 2 menjadi bagian dari program sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas pengalaman internasional bagi guru dan siswa.
“Kegiatan ini bukan hanya kunjungan akademik, tetapi juga upaya membangun wawasan internasional serta memperluas kerja sama pendidikan. Kami ingin siswa dan guru mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan inspiratif,” tuturnya.
Menurut Rizka, selama kegiatan berlangsung, para peserta juga melakukan diskusi dan sharing mengenai berbagai aspek pengelolaan pendidikan. Pembahasan tersebut meliputi manajemen sekolah, pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, hingga budaya sekolah yang diterapkan di masing-masing lembaga pendidikan.
“Banyak pengalaman berharga yang dapat menjadi referensi untuk pengembangan sekolah ke depan, terutama dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, disiplin, dan berorientasi global,” imbuhnya.
Selain menjadi sarana memperluas jejaring pendidikan, program tersebut juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal lingkungan belajar internasional secara langsung. Para peserta dapat mengamati proses pembelajaran, budaya sekolah, serta interaksi akademik yang diterapkan di sekolah tujuan.
Melalui program Student Immersion Batch 2 ini, SD Muhammadiyah 1 Malang berharap dapat terus memperkuat kualitas pendidikan dan membangun kolaborasi internasional yang berkelanjutan. Program tersebut juga diharapkan menjadi sarana dalam menyiapkan generasi yang memiliki wawasan global, karakter positif, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan internasional. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments