Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Mumtaz Bekali Guru dan Karyawan Baru melalui Pelatihan dan Ujian Praktik Ibadah

Iklan Landscape Smamda
SD Mumtaz Bekali Guru dan Karyawan Baru melalui Pelatihan dan Ujian Praktik Ibadah
Sebelum Mengajar, 35 Guru Baru SD Mumtaz Ikuti Pelatihan, Pemantapan, dan Ujian Praktik Ibadah Sesuai Tuntunan Rasulullah (Nurfiati Khoizuroh/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sebanyak 35 guru dan karyawan baru SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD Mumtaz) mengikuti Pelatihan, Pemantapan, dan Ujian Praktik Ibadah di Aula Kampus 1 SD Mumtaz, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan awal bagi tenaga pendidik dan kependidikan agar memiliki pemahaman serta praktik ibadah sesuai Al-Qur’an, Sunah, dan Manhaj Tarjih Muhammadiyah.

Pelatihan dirancang tidak hanya untuk memberikan pemahaman teoritis mengenai tata cara ibadah, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan mempraktikkannya secara benar. Bekal tersebut diharapkan menjadi dasar bagi guru dan karyawan baru dalam menjalankan peran sebagai pendidik sekaligus teladan bagi peserta didik di lingkungan sekolah Muhammadiyah.

Kegiatan dibuka oleh Kepala SD Muhammadiyah 1 Taman, Rahardian Arif Rahman, S.S., M.AP. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh guru dan karyawan baru mencintai profesi yang diemban sebagai bentuk pengabdian kepada Allah Swt.

“Cintailah pekerjaan kita. Ketika pekerjaan dilakukan dengan ikhlas, sungguh-sungguh, dan penuh tanggung jawab, insyaallah Allah akan memberikan keberkahan dan hasil yang terbaik. Jadikan profesi guru sebagai ladang ibadah sekaligus ladang dakwah,” pesannya.

Materi pelatihan disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh PCM Sepanjang sekaligus Wakil Kepala Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) SD Mumtaz, Amrozi, S.Fil.I., M.Pd. Ia memberikan pembekalan mengenai tata cara wudu, tayamum, dan salat berdasarkan Al-Qur’an dan Sunah sesuai Manhaj Tarjih Muhammadiyah.

Menurut Amrozi, ibadah tidak cukup dilandasi niat yang baik, tetapi juga harus dilaksanakan sesuai tuntunan Rasulullah saw. Karena itu, guru Muhammadiyah dituntut memahami sekaligus mampu mempraktikkan ibadah dengan benar agar dapat menjadi teladan bagi peserta didik.

SMPM 5 Pucang SBY

Salah satu rangkaian utama kegiatan ini adalah pemantapan dan ujian praktik ibadah. Seluruh peserta dibagi ke dalam empat kelompok dan dibimbing oleh empat tim AIK SD Mumtaz. Setiap peserta mempraktikkan wudu, tayamum, dan salat Magrib secara bergiliran, sementara tim penguji menilai ketepatan gerakan, bacaan, serta kesesuaiannya dengan tuntunan syariat.

Apabila ditemukan kekeliruan dalam praktik, peserta langsung memperoleh koreksi dan pembinaan sehingga dapat memahami tata cara ibadah yang benar. Pola pembelajaran tersebut menjadikan pelatihan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi juga memastikan setiap peserta memperoleh pengalaman praktik dan evaluasi secara langsung.

Suasana pelatihan berlangsung khidmat sekaligus interaktif. Para peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta menerima masukan dari tim penguji sebagai bekal menjalankan tugas di lingkungan SD Mumtaz.

Melalui pelatihan dan ujian praktik ibadah ini, SD Mumtaz terus memperkuat pembinaan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten dalam bidang pendidikan, tetapi juga memiliki pemahaman keislaman yang baik. Bekal tersebut diharapkan mampu mendukung lahirnya pendidik Muhammadiyah yang profesional, berkarakter, dan mampu memberikan keteladanan kepada peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 02/08/2026 10:03
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu