Parade Musik Kolintang 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 berlangsung semarak di Grand City Mall Surabaya, Ahad (7/6/2026). Agenda tahunan ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus ruang evaluasi bagi sekolah-sekolah penerima stimulan alat kolintang dari Persatuan Insan Kolintang Nasional (PINKAN) Jawa Timur.
Dalam perhelatan bergengsi tersebut, SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) turut ambil bagian dan sukses mencuri perhatian, baik dari para penonton maupun dewan juri yang bertugas.
Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh salah satu personel tim SD Musix, Junio Abrizam Ziogatha. Siswa yang akrab disapa Zio tersebut sukses menyabet predikat sebagai Pemain Bas Terbaik. Aksi panggung Zio dinilai unik, atraktif, serta mampu memberikan warna tersendiri dalam keharmonisan nada kolintang yang dibawakan.
Pelatih Kolintang SD Musix, Syamsul, mengungkapkan bahwa keberhasilan anak didiknya ini merupakan buah dari persiapan yang matang dan konsisten.
“Persiapan kami kurang lebih selama tiga pekan. Anak-anak berlatih dengan penuh semangat, fokus, dan disiplin tinggi,” ujarnya bangga.
Penampilan tim kolintang sekolah yang berlokasi di kawasan Gadung ini kian memukau berkat sentuhan koreografi dinamis yang digarap oleh Ike Zane. Kolaborasi ini menghadirkan sebuah pertunjukan yang tidak hanya renyah didengar, tetapi juga estetis secara visual.
Daftar Punggawa Kolintang SD Musix
Dalam parade kali ini, SD Musix menurunkan kombinasi talenta terbaiknya, antara lain:
- Junio Abrizam Ziogatha (Kelas 5-ICP) Pemain Bas
- Fatharian Zayn Arrafif (Kelas 4-ICP) Pemain PB-1
- Gybran Azzam Pratama (Kelas 5-ICP) Pemain PB-3
- Athillah Syafiq (Kelas 4-ICP) Pemain PK
- Muhammad Athallah Mifzal El-Fathin (Kelas 5-A) Pemain melodi
- Helena Putri Humaira (Kelas 5-A) Pemain PM
- Shafiya Mutia Kamila (Kelas 5-B) Pemain PB-2
- Ramsha Shaquilla Nabila Adistyansyah (Kelas 5-ICP) – Vokalis
Kepala Urusan (Kaur) Kesiswaan SD Musix, Hidayatuni’mah, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian prestisius tersebut, khususnya atas pencapaian gemilang yang diraih oleh Zio.
“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan besar bagi seluruh warga sekolah. Zio telah membuktikan bahwa dengan latihan yang tekun, kesungguhan hati, serta bimbingan yang tepat, seorang siswa mampu mengoptimalkan potensi dan meraih prestasi terbaiknya,” ungkap Hidayatuni’mah.
Haru dan Bangga Orang Tua Wali Murid
Apresiasi dan rasa haru juga datang dari wali murid Ramsha, Ika May Puspitasari. Ia mengaku sangat bersyukur atas kesempatan berharga yang diberikan sekolah kepada putrinya untuk tampil di panggung besar.
“Masya Allah, syukur alhamdulillah kami selaku orang tua sangat senang dan terharu. Coach dan assistant coach telah memberikan kepercayaan kepada ananda Ramsha untuk mengiringi tim kolintang sekaligus menjadi vokalis utama pada acara Parade Musik Kolintang dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya ini,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Ika menambahkan, dirinya terus memompa semangat sang putri karena menyadari tampil solo di hadapan publik adalah tantangan besar.
“Meski awalnya sempat gugup dan waswas karena ini pengalaman pertamanya menyanyi sendiri—sebab biasanya Ramsha tampil berkelompok dalam tim nasyid—alhamdulillah semua bisa berjalan dengan lancar. Terima kasih banyak kami sampaikan kepada SD Musix serta tim pelatih atas kesempatan dan dukungannya,” imbuh Ika.
Ajang Parade Musik Kolintang ini sejatinya tidak sekadar menjadi sarana kompetisi, melainkan juga wadah efektif dalam mengembangkan bakat minat, mengasah karakter, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan kerja sama tim berbasis seni musik tradisional.
Keikutsertaan aktif SD Musix dalam parade ini menjadi bukti sahih atas komitmen kuat sekolah dalam mendukung pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh, baik di bidang akademik maupun non-akademik. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments