Guru harus terus belajar, terbuka terhadap perubahan, berani berinovasi, dan membangun kolaborasi agar sekolah mampu memberikan layanan pendidikan terbaik.
Ia juga menegaskan bahwa pendampingan mutu bukan sekadar memenuhi standar administrasi, melainkan ikhtiar bersama membangun sekolah Muhammadiyah yang unggul, adaptif, dan berkemajuan.
Materi tersebut menjadi penutup yang menyatukan seluruh rangkaian pelatihan. Setelah memperkuat kompetensi tahfidz, menempa karakter melalui Hizbul Wathan, dan menyusun modul ajar, seluruh guru kembali diingatkan bahwa semua ikhtiar itu bermuara pada satu tujuan, yaitu menghadirkan pendidikan Muhammadiyah yang bermutu.
Guru Terus Belajar, Sekolah Terus Bertumbuh
Empat hari pelatihan itu akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda menyambut tahun ajaran baru.
Diklat Tahfidz menguatkan kompetensi guru dalam membimbing generasi Qurani. Diseminasi Hizbul Wathan menempa karakter kepemimpinan, kedisiplinan, dan kerja sama.
Workshop Modul Ajar memperkaya strategi menghadirkan pembelajaran yang bermakna. Sementara Pendampingan Mutu dari PDM Sidoarjo menjadi pengingat bahwa seluruh ikhtiar tersebut bermuara pada satu tujuan, yakni menghadirkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan.
Inilah ruh pendidikan Muhammadiyah yang diwariskan KH Ahmad Dahlan. Guru bukanlah orang yang merasa paling tahu, melainkan pribadi yang tidak pernah berhenti belajar.
Sebab, mendidik adalah jalan dakwah, dan dakwah menuntut keikhlasan untuk terus memperbaiki diri.
Maka ketika bel pertama Tahun Ajaran 2026/2027 akhirnya berbunyi, yang memasuki ruang-ruang kelas SD Muhammadiyah 4 Zamzam bukan sekadar guru yang telah selesai mengikuti pelatihan.
Mereka adalah para pendidik yang telah memperbarui ilmu, menguatkan karakter, mempererat ukhuwah, serta meneguhkan kembali niat untuk mendidik sebagai ibadah.
Di SD Muhammadiyah 4 Zamzam, tahun ajaran baru tidak dimulai ketika peserta didik datang ke sekolah.
Tahun ajaran baru dimulai ketika para guru terlebih dahulu bersedia kembali menjadi pembelajar. Dari ruang-ruang pelatihan itulah, harapan baru bagi lahirnya generasi Islam yang berilmu, berakhlak mulia, dan berkemajuan mulai ditumbuhkan.





0 Tanggapan
Empty Comments