Menanamkan akhlak dan kebiasaan beribadah sejak dini menjadi bagian penting dalam pendidikan anak. Hal itulah yang dilakukan SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) melalui kegiatan Mentari (Membentuk Generasi Taat dan Berakhlak Islami) untuk siswa kelas 2, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membiasakan siswa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 19.15 WIB ini dikemas dengan suasana belajar yang menyenangkan. Para siswa tidak hanya mendapatkan materi keislaman, tetapi juga diajak mempraktikkan kebiasaan baik melalui kegiatan ibadah, makan bersama, mengaji, hingga permainan.
Belajar Akhlak melalui Kisah Sahabat
Memasuki sesi materi, siswa mendapatkan materi pertama bertajuk “Penguatan Akhlak: Dompet Menipis Pahala Menggunung” yang disampaikan Indah Rahmawati, S.E.
Materi tersebut mengajak siswa memahami pentingnya berbuat baik dan gemar berbagi. Penyampaian materi dikaitkan dengan kisah Abu Bakar dan Umar bin Khattab, sehingga nilai-nilai akhlak dapat lebih mudah dipahami oleh siswa.
Selanjutnya, guru kelas masing-masing menyampaikan materi kedua tentang penguatan ibadah, khususnya materi sholat dan life skill “Piring Bersih, Aku Mandiri”.
Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar mengenai ibadah, tetapi juga dilatih memiliki kemandirian dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Waka Al-Islam, Humas, dan SDI, Abdillah Faizun, S.Pd.I., mengatakan “Semoga anak-anak senang mengikuti kegiatan ini dan membawa kebiasaan baik yang mereka dapatkan di sekolah untuk diterapkan di rumah maupun di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Menurutnya, pembiasaan sejak usia sekolah dasar penting dilakukan secara konsisten agar nilai-nilai kebaikan dapat tumbuh dalam diri siswa.
Suasana semakin meriah saat siswa mengikuti ice breaking dan games yang dipandu Isyanafik, S.Pd. bersama guru kelas. Permainan menjadi sarana bagi siswa untuk kembali bersemangat sekaligus mempererat kebersamaan.
Salah satu siswa, Ano, mengaku senang mengikuti rangkaian kegiatan Mentari. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membuatnya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga dapat belajar sambil bermain bersama teman-temannya.
“Saya senang ikut Mentari karena kegiatannya seru. Saya bisa belajar tentang shalat dan berbagi, lalu bermain bersama teman-teman,” ujarnya.
Melalui kegiatan Mentari, SD Muhammadiyah 1 Krian berupaya menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Harapannya, nilai-nilai keislaman yang diperoleh tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat diterapkan dalam keseharian hingga tumbuh menjadi kebiasaan baik. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments