Sebanyak 200 siswa kelas 6 SD Mumtaz mengikuti Tryout TKA di Lab Komputer Zona 1 dan Zona 2 SD Mumtaz. Kegiatan ini digelar secara terjadwal untuk dua sekolah, yakni SD Muhammadiyah 1 Taman dan SD Muhammadiyah 2 Taman.
Untuk SD Muhammadiyah 1 Taman, tryout dilaksanakan pada Senin dan Selasa, 21–22 September 2026. Sementara itu, SD Muhammadiyah 2 Taman mengikuti tryout pada Rabu dan Kamis, (23–24/9/2026). Pada hari pertama, siswa mengerjakan mapel Bahasa Indonesia. Adapun hari kedua, siswa mengerjakan mapel Matematika.
Pelaksanaan tryout berlangsung di Lab Komputer Zona 1 dan Zona 2 SD Mumtaz. Kegiatan ini diawasi langsung oleh tim kurikulum SD Mumtaz bersama wali kelas masing-masing. Pengawasan dilakukan agar pelaksanaan tryout berjalan tertib, objektif, dan sesuai dengan kebutuhan pemetaan kompetensi siswa.
Kepala Urusan Bidang Kurikulum SD Mumtaz, Aulia Kholifatul Khasanah, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut pembinaan akademik siswa, terutama pada dua mata pelajaran tersebut. Tryout ini juga menjadi kelanjutan dari Drilling TKA yang sudah pernah dilakukan setiap Sabtu.
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pembinaan akademik siswa, terutama di dua mapel ini, dan kelanjutan dari Drilling TKA yang sudah pernah dilakukan setiap Sabtu,” ujar Aulia.
Aulia menambahkan, keseriusan pembinaan SD Mumtaz dilakukan melalui sistem pembinaan hingga 5 batch. Dalam satu batch, terdapat alur yang jelas, yaitu tryout awal untuk memetakan kompetensi siswa, lalu drilling TKA, kemudian tryout lagi, dan drilling lagi. Pola tersebut berlanjut hingga 5 batch.
Dengan alur itu, tryout tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur, tetapi juga menjadi dasar untuk memperbaiki proses pembinaan. Hasil tryout digunakan untuk mengetahui capaian siswa, sementara drilling menjadi langkah penguatan sebelum siswa menghadapi tahap berikutnya.
Melalui pembinaan berjenjang hingga 5 batch ini, SD Mumtaz berharap siswa kelas 6 semakin siap secara akademik, khususnya dalam mapel Bahasa Indonesia dan Matematika. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mendampingi siswa secara terukur dan berkelanjutan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments