SMP Muhammadiyah 5 Bungah kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya riset dan inovasi melalui kegiatan Research Insight yang digelar pada Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu program strategis sekolah untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir ilmiah, kritis, kreatif, dan inovatif sebagai bekal menghadapi tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Mengusung semangat “Meneliti untuk Menginspirasi dan Berinovasi”, kegiatan tersebut menghadirkan Koordinator Riset dan Teknologi SMK Muhammadiyah 1 Gresik (SMK Mutu), Susan Aminah, S.Pd., Gr., sebagai narasumber.
Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu Aqila Anastasya (VII-A) selaku pembawa acara, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala SMP Muhammadiyah 5 Bungah, M. Emil Walid, S.Pd., Gr.
Dalam sambutannya, Emil menegaskan bahwa penguatan budaya riset merupakan langkah penting dalam menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan abad ke-21.
“Siswa tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran. Mereka juga harus dibiasakan berpikir kritis, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, mampu menganalisis berbagai persoalan, serta berani menghadirkan solusi bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Menurutnya, penelitian bukan sekadar menghasilkan karya ilmiah, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter peserta didik. Melalui penelitian, siswa belajar tentang kejujuran ilmiah, ketelitian, tanggung jawab, kerja sama, komunikasi, hingga kemampuan mempresentasikan gagasan secara sistematis.
Memasuki sesi utama, Susan Aminah menyampaikan materi secara komunikatif dan interaktif. Ia mengajak peserta memahami bahwa penelitian bukan sesuatu yang rumit ataupun hanya diperuntukkan bagi kalangan akademisi.
“Penelitian dapat dimulai dari rasa ingin tahu terhadap persoalan-persoalan sederhana yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Ia kemudian memaparkan tahapan penelitian, mulai dari menemukan ide, merumuskan masalah, menentukan tujuan penelitian, memilih metode yang tepat, mengumpulkan data, menganalisis hasil, hingga menyusun laporan karya ilmiah secara sistematis. Seluruh materi disampaikan menggunakan contoh-contoh nyata sehingga mudah dipahami peserta.
Selain menjelaskan aspek teknis penelitian, Susan juga membagikan pengalamannya mendampingi siswa dalam berbagai kompetisi karya ilmiah. Menurutnya, keberhasilan penelitian tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari proses belajar yang membentuk pola pikir ilmiah dan karakter pantang menyerah.
Suasana kegiatan berlangsung dinamis. Para peserta aktif mencatat materi, berdiskusi, serta mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara menemukan ide penelitian yang menarik hingga strategi mengikuti kompetisi karya ilmiah tingkat daerah maupun nasional.
Sesi diskusi dipandu Raisya Diandra (VIII-B) sebagai moderator. Dengan komunikasi yang baik, ia mampu menciptakan suasana diskusi yang hidup sehingga setiap peserta memiliki kesempatan menyampaikan pendapat maupun pertanyaan.
Kegiatan Research Insight menjadi motivasi bagi anggota Tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) SMP Muhammadiyah 5 Bungah untuk terus mengembangkan potensi melalui penelitian dan inovasi. Sekolah berharap para siswa mampu menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Keberhasilan kegiatan ini juga didukung kerja sama panitia yang terdiri atas Aqila Anastasya (VII-A) sebagai pembawa acara, Raisya Diandra (VIII-B) sebagai moderator, Filzah (VII-A) dan Aqila (VII-B) pada bidang konsumsi, Nadia (VII-B) dan Zahira (VII-B) sebagai tim dokumentasi, serta Azam (VII-A), Tyas (VII-B), dan Farah (VII-B) pada bidang perlengkapan.
Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 5 Bungah semakin memperkuat komitmennya dalam menumbuhkan budaya riset sejak dini. Sekolah berharap lahir semakin banyak peneliti muda yang mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas, berprestasi di berbagai kompetisi, serta menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments