Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

P2KK Batch 3, Wakil Rektor Sampaikan Kompetensi Kader Berkemajuan Hadapi Era Disrupsi

Iklan Landscape Smamda
P2KK Batch 3, Wakil Rektor Sampaikan Kompetensi Kader Berkemajuan Hadapi Era Disrupsi
P2KK Batch 3, Wakil Rektor Sampaikan Kompetensi Kader Berkemajuan Hadapi Era Disrupsi. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi membuka Program Pembentukan Kepribadian dan Kepemimpinan (P2KK) Batch 3 pada Senin (3/8/2026), bertempat di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) UMM.

Kegiatan ini akan berlangsung selama enam hari, yaitu pada 3–8 Agustus 2026, dan diikuti oleh mahasiswa sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter dan kepemimpinan kader.

Acara pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat dan tamu undangan, di antaranya Wakil Rektor II UMM Dr. Achmad Djuanda, Ak., MM., Kepala Pusdiklat UMM Dr. Zen Amirudin, M.Medkom, serta Dr. Rahmad Hakim, M.MA.

Dalam sambutannya, Kepala Pusdiklat UMM, Dr. Zen Amirudin menegaskan bahwa kontribusi nyata menjadi tolak ukur seseorang yang baik, dan menaruh harapan besar agar peserta P2KK Batch 3 dapat tumbuh menjadi mahasiswa yang berhasil serta memberi dampak dan manfaat bagi masyarakat.

“Siapakah orang baik itu, ialah orang yang datang membawa kontribusi. Dengan P2KK harapan besar adik-adik sekalian menjadi mahasiswa yang berhasil, berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Zen Amirudin.

Sementara itu, Wakil Rektor II UMM Dr. Achmad Djuanda, Ak., MM. membawakan materi bertajuk “Inovasi Kader Berkemajuan untuk Solusi Umat dan Bangsa”. Ia menyoroti sejumlah hal, mulai dari peran kader, kompetensi yang wajib dimiliki, hingga tantangan di era disrupsi.

“Kader memiliki peran sentral dalam menjaga eksistensi dan mengembangkan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berkemajuan,” ujar Achmad Djuanda.

Ia menjelaskan, peran tersebut terwujud lewat dua posisi utama. Pertama, kader sebagai penggerak dakwah yang aktif menjalankan dakwah Muhammadiyah di berbagai bidang kehidupan.

Kedua, kader sebagai calon pemimpin masa depan yang dipersiapkan untuk melanjutkan perjuangan organisasi, dengan dibekali beragam keahlian dan kompetensi sesuai kebutuhan misi Muhammadiyah.

“Ada empat kompetensi yang wajib dimiliki setiap kader, Al-haqqu billannidzom yaghlibul-baathil binnidzom,” ucapnya mengutip sebuah kaidah.

Keempat kompetensi yang dimaksud yakni kompetensi keberagamaan, yang mencakup kemurnian aqidah, ketekunan beribadah, keikhlasan, dan sidiq atau kejujuran; kompetensi akademis dan intelektual, meliputi fathanah, tajdid, istiqamah, dan sikap moderat; kompetensi sosial kemanusiaan, berupa kesalehan, kepedulian sosial, suka beramal, dan keteladanan; serta kompetensi keorganisasian dan kepemimpinan, yang meliputi kemampuan perencanaan, pengambilan keputusan, komunikasi, manajemen konflik, dan memotivasi anggota organisasi.

SMPM 5 Pucang SBY

Kaidah tersebut, lanjutnya, bermakna suatu kebenaran yang tidak terorganisir akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir.

Pesan ini ia sampaikan untuk menegaskan pentingnya kekuatan organisasi dan kolektivitas kader dalam mengawal perjuangan dakwah dan pengembangan Muhammadiyah.

“Generasi digital perlu bijak menggunakan teknologi dan memiliki literasi digital yang kuat,” ungkapnya.

Menurutnya, generasi digital dapat memanfaatkan media sosial, platform online, aplikasi al-Quran, hingga podcast Islami untuk dakwah dan pendidikan agama yang positif dan inspiratif.

Namun, kemampuan literasi digital tetap diperlukan agar mampu memahami, menganalisis, dan mengevaluasi informasi di dunia maya, sekaligus menghindari penyebaran hoaks dan ujaran kebencian, tanpa mengabaikan keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat.

“Jangan pernah berhenti berinovasi dan jangan mudah merasa puas,” pesannya kepada peserta P2KK.

Pesan ini disampaikan sebagai bagian dari strategi menghadapi era disrupsi, yang menurutnya telah mengubah cara masyarakat bekerja, berkomunikasi, dan berbelanja.

Ia menambahkan, kader berkemajuan juga perlu memanfaatkan teknologi secara maksimal, tidak berlindung di bawah regulasi, serta membangun hubungan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat atau customer oriented.

Melalui P2KK Batch 3 ini, UMM berharap dapat mencetak kader-kader berkemajuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian, kepemimpinan, dan kepekaan sosial untuk menjadi solusi bagi umat dan bangsa di tengah tantangan era disrupsi.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 03/08/2026 09:46
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu