Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Spemia Driyorejo Tanamkan Nilai Keikhlasan melalui Kajian Keteladanan Nabi Ismail AS

Iklan Landscape Smamda
Spemia Driyorejo Tanamkan Nilai Keikhlasan melalui Kajian Keteladanan Nabi Ismail AS
Pemaparan materi tentang Idul Adha dan Pelajar Muslim Hebat oleh Ustad Dhiya pada 25 Mei 2026 (Alinda Damayanti/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia) mengadakan kegiatan pembelajaran bertema keteladanan Nabi Ismail AS di aula sekolah pada Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti siswa kelas VII hingga IX sebagai bagian dari penguatan pemahaman tentang nilai keikhlasan, pengorbanan, dan pembelajaran makna Iduladha dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diawali dengan rutinitas pagi siswa berupa salat duha dan inspirasi pagi. Setelah itu, seluruh siswa berkumpul di aula sekolah untuk mengikuti kegiatan mengaji bersama. Surat yang dibaca adalah Surah Al-Insyiqaq hingga Surah Al-A’la pada juz 30. Kegiatan tadarus dipimpin oleh Gaby Aulia dari kelas VIII Al Khawarizmi.

Pemaparan materi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan disampaikan oleh guru Kemuhammadiyahan dan Al-Islam Spemia, Dhiyaul Ilmi Al Fatawa. Sebelum materi dimulai, siswa diminta mengikuti pretest tentang Iduladha yang terdiri atas 25 soal. Kegiatan tersebut bertujuan mengukur tingkat pemahaman awal siswa terkait materi yang akan dipelajari.

Dalam penyampaiannya, Ustad Dhiya mengangkat materi bertajuk “Iduladha dan Pelajar Muslim Hebat”. Ia menjelaskan kandungan Surah As-Saffat ayat 100–110 yang berkaitan dengan kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Materi tersebut menjelaskan tentang keteladanan Nabi Ismail AS dalam menunjukkan sikap sabar dan taat kepada Allah SWT. Selain itu, siswa juga diajak memahami makna ibadah kurban dalam kehidupan sehari-hari.

“Makna kurban dalam Islam, yang pertama mendekatkan diri kepada Allah SWT dan yang kedua melatih keikhlasan,” ungkap beliau di sela materi. “Hikmahnya, pelajar bisa berkurban melawan rasa malas, semangat kurban ini bisa dikurbankan dengan mengurbankan rasa malas, melawan hawa nafsu, dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik,” paparnya lagi.

SMPM 5 Pucang SBY

Selain menjelaskan hikmah kurban, Ustad Dhiya juga menerangkan syarat hewan kurban yang layak disembelih sesuai syariat Islam. Ia menyampaikan bahwa hewan kurban harus dalam kondisi sehat dan memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

Pada akhir kegiatan, siswa kembali mengikuti post-test untuk mengetahui perkembangan pemahaman setelah menerima materi. Hasil pretest dan post-test kemudian dibandingkan untuk melihat peningkatan pemahaman siswa mengenai Iduladha dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembelajaran karakter di lingkungan sekolah. Selain memahami materi keagamaan, siswa diingatkan tentang pentingnya menjaga akhlak, bersikap jujur, sopan, dan menghormati guru dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 28/05/2026 10:41
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu