Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Spemutu Kembali Gelar Upgrading Guru, Perkuat MGMP Internal sebagai Ruang Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran

Iklan Landscape Smamda
Spemutu Kembali Gelar Upgrading Guru, Perkuat MGMP Internal sebagai Ruang Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran
Bapak/ibu guru Spemutu mengikuti upgrading MGMP Internal di Aula Al-Qolam (Eka Winsyahputra/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) kembali menggelar kegiatan upgrading guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kualitas profesional pendidik. Kali ini, Spemutu mengangkat tema “MGMP Internal sebagai Ruang Kolaborasi, Refleksi, dan Inovasi Pembelajaran”.

Kegiatan yang digelar di Aula Al-Qolam, Jumat (4/9/2026), tersebut menghadirkan Sulistyaningsih, M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah, sebagai pemateri. Kegiatan diikuti oleh para guru Spemutu dengan fokus pada penguatan peran Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) internal sebagai wadah pengembangan profesional guru di lingkungan sekolah.

Dalam pemaparannya, Sulistyaningsih menjelaskan bahwa MGMP internal tidak seharusnya hanya dimaknai sebagai forum berkumpulnya guru berdasarkan mata pelajaran. Lebih dari itu, MGMP dapat menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, mendiskusikan persoalan pembelajaran, menyusun strategi, hingga melahirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

“MGMP memiliki peran penting bagi sekolah karena menjadi ruang bagi guru untuk belajar bersama. Guru tidak hanya berbagi perangkat pembelajaran, tetapi juga berbagi pengalaman, tantangan, dan solusi yang ditemukan dalam proses pembelajaran,” jelas Sulistyaningsih.

Menurutnya, MGMP internal juga dapat menjadi salah satu penggerak budaya belajar bagi guru. Melalui forum yang terarah dan berkelanjutan, guru diharapkan mampu melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran yang telah dilaksanakan sekaligus merancang perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.

“Ketika guru mau berdiskusi dan saling belajar, maka persoalan pembelajaran tidak lagi dihadapi secara individual. Ada kolaborasi, ada refleksi, dan ada upaya bersama untuk menemukan solusi terbaik,” tambahnya.

Peningkatan Kompetensi Guru

Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Gresik, Rosyidul Arifibillah, S.Pi., S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru merupakan bagian penting dalam membangun mutu sekolah. Menurutnya, MGMP internal dapat menjadi salah satu instrumen strategis untuk memastikan peningkatan kompetensi guru berjalan secara konsisten.

SMPM 5 Pucang SBY

“MGMP internal harus menjadi ruang tumbuh bersama. Setiap guru memiliki pengalaman, kompetensi, dan praktik baik yang dapat dibagikan kepada guru lainnya. Dari proses berbagi itulah muncul kolaborasi dan inovasi yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas pembelajaran bagi peserta didik,” ungkap Rosyidul.

Ia menambahkan, upgrading guru tidak semata-mata bertujuan menambah pengetahuan, tetapi juga membangun budaya profesional di lingkungan sekolah. Guru diharapkan memiliki kebiasaan untuk terus belajar, mengevaluasi, dan memperbaiki proses pembelajaran.

“Sekolah yang ingin terus berkembang harus memiliki guru yang juga terus berkembang. Karena itu, forum seperti MGMP internal harus dihidupkan sebagai bagian dari budaya sekolah, bukan sekadar kegiatan administratif,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Spemutu berharap MGMP internal dapat berjalan lebih optimal sebagai wadah kolaborasi antarguru, memperkuat koordinasi antarbidang mata pelajaran, serta mendorong lahirnya berbagai strategi dan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.

Kegiatan upgrading ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Spemutu untuk membangun ekosistem pendidikan yang menempatkan guru sebagai pembelajar sepanjang hayat. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 05/09/2026 19:20
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu