Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Suasana Haru Pelepasan Guru Purna SMA Muha Genteng

Iklan Landscape Smamda
Suasana Haru Pelepasan Guru Purna SMA Muha Genteng
Pelepasan guru SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng Banyuwangi, Drs Abdul Muntholib, yang telah memasuki masa purna tugas pada Senin (22/06/2026). (Reyhan Iftitan/PWMU.CO).
pwmu.co -

Salah satu guru SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng Banyuwangi Drs Abdul Muntholib telah memasuki masa purna tugas atau pensiun.

Pelepasannya dihadiri seluruh warga sekolah pada Senin (22/06/2026) acara pelepasan dilaksanakan di aula Sekolah.

Aktivis Muhammadiyah

Pada Januari 2026, Abdul Muntholib telah masuk masa pensiun. Sudah dua puluh tahun lebih ia mendedikasikan dan mengabdikan diri sebagai tenaga guru Al-Islam.

Posisi tersebut sesuai dengan bidang ilmu yang ditekuninya di jurusan Pendidikan Agam Islam Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel tahun 1990.

Saat ini, Abdul Muntholib masih aktif menjabat ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jalen PCM Genteng Banyuwangi hingga tahun 2027.

Selain itu, ia turut menjabat ketua PRM yang ketiga. Tak berhenti di situ, Abdul Muntholib juga mendirikan lembaga diniyah sekitar sepuluh tahun silam yang diperuntukkan bagi generasi yang usianya lulus SD sampai lulus SMP.

Antara lain Madrasah Diniyah (Madin) Darul Falah sebagai lanjutan dari Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Sahabat yang diperuntukkan untuk santri usia SD.

Tangis Haru

Acara pelepasan Abdul Muntholib dimulai tepat pukul 07.00 WIB yang dipandu langsung oleh Arif Imam selaku Wakaur Kurikulum SMA Muha.

Acara tersebut terkemas dalam bentuk sederhana yaitu sambutan pihak sekolah dan sambutan dari guru purna, dan sambutan dari sekolah oleh Ani Sudarmi MPd.

Pada sambutannya, Ani mengucapkan banyak terima kasih atas pengabdiannya di SMA Muha Genteng. Menurutnya, Abdul telah banyak memberikan kontribusi bagi sekolah terutama di bidang jurnalis.

SMPM 5 Pucang SBY

Kerap kali membantu memberitakan tentang sekolah sekaligus sebagai promosi sekolah lewat media PWMU.CO. “Kami berharap hubungan silahturahmi kita tidak terputus sampai disini tetapi sepanjang masa” ujar Ani.

Abdul Muntholib sendiri dikenal sosok rendah hati, low profile, mudah bergaul dan dikenal dengan humornya yang sering memecah suasana di saat suasana tegang di manapun berada.

Sehingga tidak tidak heran jika ada beberapa guru perempuan meneteskan air matanya saat pidato kepala baru dimulai.

Suasana hari haru betul-betul pecah menjadi linangan air mata saat pembacaan kesan dan pesan dari salah satu guru SMA Muha yang juga mantan muridnya, Digga Afriyansyah SPd.

Di awal mengucap salam, Digga sudah terbata-bata menahan keharuan sehingga sontak membuat suasana menjadi hening.

Di sanalah tangis haru mulai betul-betul pecah. “Kami ingat betul di saat pak Tholib yang saat itu menjadi pembina IPM mengucapkan pesan” bantu sekolah lewat IPM. Di situ kamu akan menemukan sesuata yang indah di masa depan” ucap Digga sambil menyeka air matanya.

Usai sambutan dari Digga, agenda berlanjut dengan sambutan dari Abdul Muntholib yang mengucapkan terima kasih kepada sekolah. Tak lupa, ia juga menghaturkan permintaan maaf dan menitipkan pesan kepada warga sekolah untuk selalu menjaga kekompakan demi setabilitas sekolah.

Acara pelepasan guru purna tugas usai tepat pukul 08.00 Wib setelah penutup dilanjutkan persiapan penanda tangan pakta integritas GTK SMA Muha Genteng.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 22/06/2026 17:09
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu